Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Da’i Bermotif Tarif Sebabkan Keberkahannya Dicabut Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 November 2013 15:48 3:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2013 15:48
Bagikan
Keterangan Foto: TGH Taqiuddin Mansyur
Bagikan

Hidayatullah.com—Tidak ada perintah al Qur’an yang menjelaskan tentang menerima imbalan atas pengajaran ilmu-ilmu agama yang diberikan kepada umat.

“Masalah honor, amplop, penggantian uang transport itu urusan berbeda. Jika itu tidak ada, bukan jadi alasan untuk kita tidak mengajar umat,” demikian disampaikan Ketua PW NU NTB, Drs. TGH. Ahmad Taqiuddin Mansyur dalam sebuah seminar di Mataram, Selasa (12/11/2013),   menanggapi berbagai berita terkait dengan da’i-da’i bertarif.

Menurunya, ada mekanisme menyangkut honor seorang dai dan pengajar ilmu.

“Misalnya, guru agama mengajar di yayasan, maka menjadi tanggung jawab yayasan untuk memberikan honor atau apapun namanya kepada guru agama bersangkutan, kalau acara pengajian, panitia yang punya urusan,” ujarnya menjelaskan.

Ia menilai, banyak guru yang niatnya untuk mendapatkan upah dalam mengajar, hal itulah yang menyebabkan keberkahannya dicabut Allah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya sampaikan bila ada kesempatan mengisi di acara-acara para guru, wajar kalau murid-murid kalian seperti yang diberitatakan media, karena para guru saat ini telah salah niat dalam mengajar,” jelas pengasuh Pondok Pesantren Al Mansyuriyah Bonder Lombok Tengah ini.

Lebih jauh, mantan Ketua PKNU NTB ini menghimbau para da’i janganlah niat dakwah karena imbalan.

“Rasullah tidak pernah membahas itu, kita harus yakin, jika kita menolong agama Allah, maka Allah akan menjamin kehidupan dunia kita,” ujarnya menutup pembicaraan dengan hidayatullah.com.

Menurutnya, fenomena da’i bertarif ini sempat mencuat ketika salah seorang da’I diberitakan memasang tarif untuk bisa mengisi pengajian.

Sementara itu, menurut Ustadz Lalu Fadli Sa’id, “diperlukan wadah para da’I agar teroganisir, termasuk cakupan wilayah dakwahnya, agar tidak menumpuk di satu tempat, padahal di tempat lain banyak dibutuhkan da’I, khususnya di daerah-daerah terpencil,” jelas Ketua Pos Da’I Hidayatullah NTB ini yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al Ma’arij Hidayatullah Lombok Timur.*/Zulkiefli, NTB

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daikeberkahanPWNU NTBtarif
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Aceh Minta Instansi Vertikal Berzakat Melalui Baitul Mal Aceh
Tulisan selanjutnya Korban Pemerkosaan pernah Ngaji Salaf di Masjid Abu Hurairah Lombok Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?