Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Diamkan Amerika, Ini Alasannya versi Anggota DPR

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 November 2013 13:09 1:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2013 13:09
Bagikan
Anggota Komisi IX DPR RI Melchias Markus Mekeng
Bagikan

Hidayatullah.com — Tidak hanya Australia, presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah pejabat teras negara Indonesia disebut-sebut juga telah disadap oleh Amerika. Terhadap Sidney, Indonesia telah menyatakan kecaman. Lalu, kenapa kepada Washington, SBY adem-adem saja?

Anggota Komisi IX DPR RI Melchias Markus Mekeng mengatakan sebagai bagian dari komunitas internasional, Indonesia tidak bisa bersikap menyamaratakan terhadap sebuah negara. Kepada Australia, Indonesia memang telah bersikap keras.

“Kepada Amerika, kita masih perlu menunggu karena pemerintah harus mengkaji langkah-langkah apa yang harus dilakukan,” kata Melchias Markus Mekeng kepada hidayatullah.com, Kamis (21/11/2013).

Mekeng menjelaskan, Indonesia tidak boleh serampangan dalam menyikapi isu-isu internasional yang terbilang sensitif seperti soal penyadapan yang santer belakangan ini. Untuk itu, katanya, masyarakat harus bersabar dan tidak mendesak untuk melakukan tindakan-tindakan ceroboh.

“Saya kira pemerintah punya tim khusus untuk mengkaji soal (penyadapan) itu tentang langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan, masyarakat diminta bersabar saja,” terang anggota parlemen asal fraksi Partai Golkar ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mengomentari sikap penasihat senior Partai Liberal Australia, Mark Textor, yang berkicau di akun Twitter menghina sikap Pemerintah Indonesia masih soal penyadapan, Mekeng menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar.

“Kalau itu dilakukan di forum internasional pemerintah harus bersikap. Mengolok-olok itu wajar, silahkan saja, tapi harus proporsional,” tandasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaAustraliapenyadapan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bentrok Mahasiswa di Makassar, Aziz: Ini Darurat Moral!
Tulisan selanjutnya Beramal untuk Kaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?