Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Antisipasi Pemurtadan, Abu Deedat Dinilai Sering Hadapi Teror

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Desember 2013 07:13 7:13 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Desember 2013 07:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivitasnya sebagai kristolog sekaligus Ketua Umum Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (Fakta) membuat Abu Deedat Syihabuddin kerap mendapat teror.

Hal ini dikatakan Abu Deedat saat berbincang dengan hidayatullah.com, Rabu (25/12/2013) sore. Menurut dia, bentuk teror yang diterimanya beragam macam.

“Saya sering mendapat kiriman ratusan SMS dari nomor yang sama dalam waktu yang bersamaan pula. Isinya ancaman. Karena tidak tertampung memori, handphone saya sering error, maka seringkali SMS penting buat saya sulit masuk,” ucap Abu Deedat yang juga sebagai salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Tidak hanya melalui SMS, ia juga mengaku berkali-kali mendapat ancaman pembunuhan melalui telepon.

“Ancaman itu intinya meminta saya untuk menghentikan aktivitas yang saya lakukan,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setiap mengisi kajian kristologi interaktif di Radio Dakta Bekasi sepekan sekali, Abu Deedat pun tidak luput dari teror. Layanan SMS redaksi Radio Dakta mendadak error karena masuknya SMS dalam jumlah ratusan.

“Isi SMS itu beragam, ada yang ancaman, juga ada yang jorok. Itu biasa terjadi saat saya on air di Radio Dakta,” kata Abu Deedat.

Abu Deedat juga menduga kasus pencurian laptop dan hardisk miliknya yang berisi data-data penting kristenisasi dan kristologi juga bagian dari teror.

“Ya, saya menduga ini merupakan teror untuk menghentikan aktivitas saya,” tegasnya.

Seperti diketahui, Abu Deedat Syihabuddin dikenal sebagai aktivis yang konsen menangani kasus kristenisasi. Ia juga pakar kristologi yang piawai melakukan debat dengan para pendeta dan missionaris. Banyak orang yang tidak senang dengan aktivitas yang dilakukan Abu Deedat.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pemurtadan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berusaha Kabur ke Sudan, Mantan PM Mesir Qandil Ditangkap
Tulisan selanjutnya Pasca Tuduhan Organisasi Teror, Anggota Ikhwan Bisa dijerat pasal 86 UU Pidana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?