Hidayatullah.com–Jubir FPI Pusat, Munarman SH mengritik keras rencana pembebasan bersyarat Ratu narkoba asal Australia, Schapelle Leigh Corby besok, Jumat (07/02/2014).
Mantan aktifis di YLBHI dan Kontras tersebut mengatakan,kejahatan narkoba yang telah dilakukan para mafia dari luar negeri tersebut adalah masalah serius.
“Masalah narkoba dan korupsi sama-sama berbahaya bagi negeri ini, kok malah di bebaskan bersyarat,”kata Munarman kepada hidayatullah.com saat dihubungi Kamis (06/02/2014).
Ia menilai, pemerintahan SBY terlalu lemah terhadap hukum yang diberikan kepada bandar narkoba jaringan internasional.
“Giliran hukuman untuk korupsi di buat berat, untuk kasus narkoba diringankan, padahal ini sama-sama kasus kejahatan yang berbahaya,”imbuhnya.
Seperti diketahui, Schapelle Leigh Corby, terbukti membawa marijuana atau ganja seberat 4,2 kilogram 2004 silam. Majelis hakim pengadilan negeri Denpasar, Bali, menjatuhi vonis 20 tahun kurungan penjara.
Rencana pembebasan bersyarat tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin di kantornya kemarin.*