Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Koalisi Partai Islam masih Miliki Posisi Tawar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 April 2014 23:00 11:00 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 April 2014 23:00
Bagikan
Suara Partai Islam dari masa ke masa
Bagikan

Hidayatullah.com–Partai-partai Islam masih memiliki posisi tawar (bargaining politic) pada Pemilu presiden (pilpres) 2014 apabila mau bersatu.
Hal ini dikatakan peneliti senior dari Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo menanggapi hasil survei RRSF tentang elektabilitas partai Islam.

Hasil survei yang dirilis RRSF pada Jumat (04/04/2014) menunjukkan bahwa elektabilitas partai-partai Islam mencapai 18 persen suara jika digabungkan. Rinciannya yakni PKS 5,3 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,2 persen, PAN 3,5 persen, dan PBB 0,1 persen.

“Perolehan suara partai-partai Islam bila digabungkan ada kurang lebih 18 persen suara, ini menunjukkan parpol Islam masih punya posisi tawar,” kata Karyono melalui siaran pers, Ahad (06/04/2014) dikutip JPNN.

Hanya saja, sambungnya, tokoh-tokoh pemimpin dari partai Islam masih rendah elektabilitasnya. Survei RRSF menunjukkan bahwa elektabilitas tokoh partai Islam masih di bawah 5 persen.

Melihat hal ini, Karyono menilai koalisi partai Islam dapat mengusung calon wakil presiden untuk dipasangkan dengan satu dari tiga calon presiden (capres) dengan elektabilitas tertinggi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Seandainya pilpres nanti hanya ada tiga blok calon presiden 2014, yaitu blok JAP (Jokowi, Aburizal Bakrie dan Prabowo) maka pertarungan pilpres 2014 akan semakin menarik bila partai partai Islam mau bersatu dalam satu koalisi bergabung dengan salah satu dari tiga blok capres tersebut,” tandasnya.

Menurut Karyono, skenario tersebut sulit terwujud mengingat perpecahan di tubuh partai Islam sejak Orde Baru hingga pascareformasi. Sepanjang pemilu era reformasi, partai Islam kerap terbelah di dalam koalisi yang berbeda. Mereka baru bersatu dalam koalisi di pemerintahan SBY-Boediono periode 2009-2014 namun hanya dengan tujuan bagi-bagi porsi kekuasaan.

Pada pemilu 2014 ini, koalisi partai-partai Islam juga dinilai bakal sulit terwujud. Tetapi, lanjut Karyono, tidak ada salahnya partai Islam berusaha bersatu dalam koalisi berbasis kesamaan platform sebagai eksperimen politik.

“Yang terpenting semangatnya adalah untuk membangun bangsa sesuai cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945, karena Politik Islam adalah unsur pilar utama politik kebangsaan‎,” tandasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:partai Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Guru Sederhana dan Ikhlas justru Memunculkan Anak-anak Beradab
Tulisan selanjutnya Mendaftar Nama-Nama Murid untuk Didoakan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz

Berita
5 September 2026 16:51
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?