Hidayatullah.com—Pagi ini, Senin (21/04/2014) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) sedang berlangsung aksi kebebasan hak berjilbab. Aksi yang dilakukan oleh aliansi pelajar dan mahasiswa yang mengatasnamakan “Aliansi Pelajar Mahasiswa Indonesia untuk Kemerdekaan Berjilbab” ini menuntut pemerintah segera merespons hak-hak Muslimah yang berjilbab.
Dalam hal ini, ditunjuk langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera mengeluarkan Kepres masalah jilbab.
“Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono harus segera menerbitkan Kepres untuk kebebasan berjilbab untuk wanitas Muslim diseluruh Indonesia. Termasuk di kalangan sekolah,” ujar Irma Budiarti Sukmawati, jubir aksi ini.
Aksi ini rencananya akan long-march ke Istana. Kemudian akan menyampaikan langsung aspirasi hak-hak berjilbab bagi kalangan sekolah khususnya, dan masyarakat secara umum.
“Aliansi Pelajar Mahasiswa Indonesia untuk Kemerdekaan Berjilbab” ini dipelopori dari berbagai himpunan pelajar terdiri; terdiri atas Pelajar Islam Indonesia (PII), Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Muslim (IPM), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamatan Organisasi (HMI MPO), Forum Silaturahim Dakwah Kampus (FSLDK).*