Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kampanye LGBT di Komik termasuk ‘Kejahatan Terselubung’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2014 05:59 5:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Agustus 2014 05:59
Bagikan
Salah satu isi komik produksi Elex Media yang berisi 'kampanye' cinta sesama jenis yang banyak menjadi sorotan masyarakat
Bagikan

Hidayatullah.com—Kampanye cinta sesama jenis yang kini merebak dalam bentuk komik (cerita bergambar) adalah jenis ‘kejahatan terselubung’ di dunia pendidikan.

“Ini kejahatan terselubung. Tentu saja ada ancaman terhadap dunia pendidikan kita dimana tujuan nasional pendidikan adalah mencipatakan manusia yang cerdas, berbudaya, iman dan taqwa,” ujar  Ketua Hotline Pendidikan Jawa Timur, Isa Ansori dalam rilisnya pada hidayatullah.com, Kamis Kamis (07/08/2014) menyikapi keresahan masyarakat terkait buku ‘Why Puberty’ yang mengandung pesan kampanye lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dan cinta sesama jenis.

“Tentu saja pelegalan nilai-nilai liberal menjadi sesuatu yang mengancam, dan ini merupakan teror budaya terhadap nilai nilai dan kebudayaan kita, tidak boleh lagi kita mengatakan ini persoalan HAM, apalagi kalau kemudian pemahaman itu disebarkan. Ini akan mengganggu nilai-nilai ketuhanan keluarga,” tambah Isa Ansori.

Beredarnya buku yang mengkampanyekan cinta sesama jenis menurutnya adalah usaha penyesatan opini tentang pengertian cinta oleh kelompok pembawa paham liberal dari Barat ke Indonesia.

Menurut Isa, Indonesia adalah negara yang sangat menekankan nilai ketuhanan dan mewujudkannya melalui dunia pendidikan pada anak-anak. Karena itu, peran pemerintah, orangtua dan berbagai pihak untuk terus membekali anak-anak dengan pemahaman benar, bukan pemahaman liberal ala barat agar  Indonesia tidak menjadi bangsa yang kehilangan jati diri.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Persolan cinta antara pria dan wanita adalah persoalan fitrah ilahiyah yang diberikan Tuhan dalam rangka mengembangkan diri yang akhirnya membentuk keluarga.

Sebagaimana pula tumbuhan dan hewan-hewan telah Allah takdirnya berpasang-pasangan untuk tumbuh, berkembang dan mencapai keseimbangan alam.

“Maka, paham kampanye hubungan sesama jenis tak lebih dari pengingkaran terhadap kodrat kemanusiaan yang diberikan Tuhan, “ ujar Isa.

Isa tak bisa membayangkan jika ajaran seperti ini tidak dilarang di Indonesia. “Bagaimana kelak tiba-tiba yang disebut institusi keluarga berubah, karena ayahnya laki-laki dan ibunya juga laki-laki. Mau jadi apa Indonesia?”

Karenanya,  sebagai negara yang menjunjung tinggi ke-Tuhanan dalam sila pertama, sudah seharusnya pemerintah melarang peredaran buku-buku atau paham paham yang melegalkan pemahaman hubungan sejenis.

“Bagi saya anak-anak tidak boleh anak Indonesia diajarkan hal hal seperti itu karen ujungnya kelak akan merusak Indonesia dan merusak keseimbangan alam.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fahira Idrisgaylesbianlgbtsesama jenis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Saudi yang Diduga Terinfeksi Ebola Meninggal Dunia
Tulisan selanjutnya Terkait Dugaan Penghinaan, Polda Metro Mulai Sidik The Jakarta Post

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?