Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Felix Siauw – Yusuf Mansur Larang Salam Natal, Ulil Abshar ‘Sewot’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 Desember 2014 09:57 9:57 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 Desember 2014 09:57
Bagikan
(Kiri-kanan) Felix Siauw, Yusuf Mansur, dan Ulil Abshar
Bagikan

Hidayatullah.com–Seperti biasa setiap bulan Desember, persoalan Natal dan toleransi beragama meramaikan kicauan di jejaring sosial, termasuk twitter. Baru-baru ini, aktivis dakwah Felix Siauw melontarkan pernyataan larangan orang Islam mengucapkan selamat Natal.

“Kalau mengucap selamat ke hari raya agama lain itu boleh, tentu Rasulullah dan Sahabat sudah mencontohkan lebih dulu,” ujar Felix melalui akunnya @felixsiauw, Sabtu (13/12/2014).

Pendapat Felix rupanya ditanggapi aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla. Ulil, seakan sewot terhadap kicauan tersebut, membuat postingan tandingan yang berlawanan dengan pendapatnya Felix.

“Kebalik: Kalau memang ucapan Selamat Natal tidak boleh, pasti Nabi kan akan melarangnya. Tapi kan ngga ada. :),” kicaunya lewat akun @ulil, Ahad (14/12/2014).

Sebelumnya, Ulil juga menanggapi kicauan Ustadz Yusuf Mansur. Lewat akunnya, @Yusuf_Mansur, Pimpinan Ponpes Daarul Quran ini mengimbau kaum Muslimin tidak mengucapkan selamat Hari Raya Natal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pengamatan hidayatullah.com, Selasa (09/12/2014), sang ustadz berkicau, “Bagi kawan-kawan, jangan ngucapin selamat Natal. (Jika) papasan (dengan non-Muslim), beri senyum, salaman dengan salaman terbaik dan hangat. Bila ingin menyapa, ucapin, ‘Libur, Bro?’.”

Ulil menimpalinya dengan berkicau, “@Yusuf_Mansur Ngga ada larangan, baik di Qur’an maupun di hadis, untuk ucapkan Selamat Natal, Ustadz. Coba aja dicari, :-).”

Dalam twit selanjutnya, Ulil berkicau, “Yang mengharamkannya (mengucap Selamat Natal. Red), menurut saya, keliru.”

Yusuf Mansur pun menegaskan, hukum orang Islam mengucapkan selamat Natal atau merayakannya adalah haram, karena sudah masuk ranah aqidah.

“Soalan jangan ngucapin selamat natal, asli. Ini soal akidah. Kawan-kawan jangan anggap enteng. Juga tentang pemakaian atribut-atribut Natal,” kicaunya, Jumat (12/12/2014).

“Beberapa ulama yang hati-hati, malah menghukumnya bukan haram, tapi sudah jatuh kepada kafir. Nah, untuk yang masih debatable, bukannya sebaiknya kita hindari?” lanjutnya menjelaskan.

Seorang karyawan Muslimah tampak ogah-ogahan mengenakan atribut Natal 2013 yang diterapkan kantornya [Foto: Syakur]
Seorang karyawan Muslimah tampak ogah-ogahan mengenakan atribut Natal 2013 yang diterapkan kantornya [Foto: Syakur]
Pesan untuk Jokowi
Terkait toleransi beragama, Felix dan Yusuf Mansur bersikap tegas. Felix mengatakan, toleransi itu memahami bukan mengakui, membiarkan bukan membenarkan. Sedangkan ikut memakai atribut agama lain, itu bukan ajaran Islam.

“Toleransi itu sederhana | “bagimu agamamu, bagiku agamaku” :),” kicaunya tegas, Senin (08/12/2014).

Menurut Yusuf Mansur, toleransi beragama harus tetap dijaga tanpa mengorbankan aqidah. Seorang Muslim yang tidak mengucapkan selamat hari raya non-Islam atau tidak merayakannya, bukan berarti tidak toleran.

Contoh bertoleransi dalam agama, kata dia, dengan tidak mengganggu perayaan Natal, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Ia juga sempat menasihati Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menghadiri perayaan Natal, termasuk di Papua. Alasannya, Jokowi adalah seorang penganut agama Islam.

“Dari sekarang saya bicara, sebaiknya Pak Jokowi tidak menghadiri Natal Bersama. Cukup beliau memastikan bahwa Natal, aman,” pesannya, Selasa (09/12/2014).

Sekadar informasi, hingga Senin (15/12/2014) sore, akun @Yusuf_Mansur dan @felixsiauw masing-masing diikuti oleh 1,65 juta dan 1,1 juta pengikut (follower). Sedangkan follower akun @ulil ‘hanya’ 421 ribu.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JILkristennataltwitterulil abshar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Rumah Sakit Peninggalan Kejayaan Islam
Tulisan selanjutnya Tidur Cukup Kurangi Risiko Terkena Demensia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?