Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Tidur Cukup Kurangi Risiko Terkena Demensia

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 16 Desember 2014 10:27 10:27 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 16 Desember 2014 10:26
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

PARA peneliti menemukan, mendapatkan tidur yang cukup setiap malam dapat melindungi otak dari degenerasi. Sebaliknya, mereka yang kurang tidur memiliki risiko menderita demensia.

Para peneliti dalam penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Neurology itu mengatakan, orang yang kurang mendapatkan asupan oksigen dalam darahnya lebih cenderung memiliki kelainan pada jaringan otaknya yang berhubungan dengan perkembangan demensia.

Selain itu, orang-orang kurang memiliki waktu untuk tidur nyenyak atau disebut gelombang tidur lambat, memiliki kemungkinan lebih besar kehilangan sel-sel dalam otak dibandingkan mereka yang lebih banyak memiliki waktu untuk tidur nyenyak.

“Hasil penelitian menunjukkan kalau kadar oksigen yang rendah dalam darah dan kurangnya waktu untuk tidur nyenyak, dapat berkontribusi pada proses yang menyebabkan penurunan kognitif dan demensia,” kata penulis studi, Rebecca Gelber dari Pacific Health Research and Education Institute di Honolulu, Hawaii.

Ia mengungkapkan, gelombang tidur lambat penting dalam pengolahan memori baru dan mengingat fakta-fakta. Seiring bertambahnya usia, orang-orang cenderung menghabiskan lebih sedikit waktu tidur di gelombang lambat.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Untuk sampai pada kesimpulan ini, Gelber dan timnya melakukan studi pada 167 orang laki-laki Jepang-Amerika. Para partisipan ini menjalani tes tidur di rumahnya masing-masing saat usia mereka sekitar 84 tahun. Rata-rata setelah enam tahun masa penelitian, mereka meninggal, demikian seperti dilansir Antara.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demensia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Felix Siauw – Yusuf Mansur Larang Salam Natal, Ulil Abshar ‘Sewot’
Tulisan selanjutnya Aparat Keamanan Mesir Hanya Boleh Berjaga di Luar Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?