Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jurnalistik Tidak Netral, Wartawan Muslim Tidak Boleh Melepas Agamanya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Maret 2015 10:17 10:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Maret 2015 10:17
Bagikan
Dr Adian Husaini saat berdiskusi dengan pengelola media Islam di Malang
Bagikan

Hidayatullah.com– Kegiatan menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa atau akrab disebut jurnalistik bukanlah pekerjaan yang netral.  Apalagi jika dilepaskan dari rambu-rambu agamanya.

Demikian salah satu paparan Dr. Adian Husaini saat berdiskui dengan para jurnalis Muslim di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya Malang.

Adian yang berpengalaman puluhan tahun malang-melintang di dunia jurnalistik juga mengatakan, patokan bagi jurnalis yang mengaku Muslim bukanlah benar dan salah, tetapi halal-haram dan haq dan bathil.

“Patokan jurnalistik dalam Islam itu adalah halal dan haram. Harus jelas, mana yang halal dan mana yang haram. Yang halal kita dukung, dan yang haram kita tolak sesuai aturan Islam. tidak ada jurnalistik yang bebas nilai,” terang Kepala Program Studi Pendidikan Islam Program Pascasarjana UIKA Bogor ini dalam temu akrab jurnalis Muslim yang diadakan oleh Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Cabang Malang itu Senin (16/03/ 2015)

Adian berpesan agar penulis dan jurnalis Muslim selalu idealis, alias tetap memegang teguh agama kita dalam bekerja, tidak terpengaruh oleh banyaknya tindakan yang menyeleweng dari rekan kerja kita, walaupun itu akan membuat kita dijauhi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Idealisme dalam perjuangan membela Islam lewat pena akan sangat membantu dalam perjalanan di masa-masa mendatang, meski pun terasa pahit”, tambahnya.

Jihad di Jalan Allah

Karena itu, menurut Adian, perjuangan lewat dunia jurnalistik merupakan jihad. Jihadnya disebut sebagai jihad bil qalam, berjuang lewat pena.

Dalam kesempatan itu, Adian memberi motivasi kepada penulis agar meneladani para ulama yang produktif dalam menelurkan karya.

“Ada seorang ulama yang istiqamah menulis. Sampai ketika sang ulama dalam kondisi sakaratul maut masih sempat meminta kepada muridnya untuk mengambilkan pena guna menulis”, pungkasnya.

“Seorang wartawan Islam harus meluruskan niatnya dalam mencari berita dan menyampaikan, yaitu meniatkan karena Allah Subhanahu Wata’ala,” demikian pesan Adian dalam diskusi tersebut.*/Aditya Arga (Malang)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalharamjurnalisJurnalistikpenulis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat-Rezim Bashar dan Iran Segera Bersekutu
Tulisan selanjutnya Bangsa Indonesia Bisa Jadi Penonton Saat Hadapi MEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?