Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bachtiar Nasir: Makna Kurban di Tengah Resesi Ekonomi

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 September 2015 13:37 1:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 September 2015 13:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di tengah ancaman krisis ekonomi yang ditandai dengan pelemahan nilai rupiah, diharapkan tidak menjadi momok yang menakutkan bagi ummat Islam dalam merespons kondisi perekonomian saat ini.

Sebagai ummat yang berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah, ada solusi lain yang terlupakan dalam wacana umum agar bangsa ini tidak terpuruk di tengah terjangan resesi ekonomi secara global.

Menurut Pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center Bachtiar Nasir, agar bangsa ini tidak larut dalam kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan akibat resesi ekonomi, ummat Islam harus berani banyak bersedekah.

“Sedekah, infak, dan saling berbagi kepada sesama inilah yang akan terus membuka pintu-pintu rezeki,” kata Bachtiar dalam siaran persnya kepada hidayatullah.com, Selasa (08/09/2015).

Lebih lanjut, tegas Bachtiar, di antara banyak poin yang diserukan oleh pemerintah agar bangsa ini terbebas dari ancaman krisis, ada satu poin penting yang terlupakan. Padahal, menurutnya, esensi dan dampaknya sangat luar biasa jika itu dilakukan secara berjamaah yakni sedekah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya lihat tidak ada sedekah di situ padahal yang membuat ekonomi ini berputar dan bisa meredam gejolak akibat resesi ekonomi ini adalah sedekah. Kita harus berani bersedekah dalam kondisi yang sangat sempit sekali pun,” ujarnya.

Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat ini tidak menyalahkan berbagai tips yang dianjurkan dalam merespons resesi ekonomi, namun seharusnya ummat Islam juga harus diingatkan agar tidak lupa mengeluarkan sedekah dari sebagian harta mereka.

“Kalau dollar menguat, seakan-akan dunia akan kiamat. Ini cara berpikir yang harus diluruskan,” cetusnya.

Apalagi, khususnya bagi ummat Islam yang sebentar lagi akan merayakan Idul Adha, menurut Bachtiar, implementasi sedekah itu harus disalurkan melalui kurban. Dengan berkurban bukan hanya menjadi jalan bagi sekeluarga masuk surga tetapi juga akan membuka pintu-pintu rezeki bagi ummat Islam. Dengan banyak bersedekah atau berkurban pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah menjadi momentum penting bagi siapa yang ingin menambah kualitas kesejahteraan hidupnya.

“Tidak harus berkurban dengam cara bergiliran. Misalnya, tahun ini giliran ibu karena tahun lalu gilaran bapak. Lalu tahun depan giliran anak. Kalau hanya mampu satu kambing, satu saja. Kalau mampu satu sapi, yang satu sapi dengan memasukkan semua anggota keluarga hingga pembantu atau keluarga lain yang kurang mampu. Yang mampu dua, tiga sapi, ya harus berkurban sebanyak ia mampu. Jadi jangan karena gara-gara resesi ekonomi, kurbannya jangan ditunda-tunda,” paparnya.

Menurut Bachtiar, filosofi berkurban sangat terkait dengan rumah tangga. Betapa hebatnya cinta Nabi Ibrahim Alaihi Salam kepada anaknya Nabi Ismail Alaihi Ssalam. Dan betapa sabarnya Ismail mengorbankan cintanya kepada sang ayah dengan merelakan diri untuk disembelih, namun Allah menggantikan dengan seekor kibas (domba).

“Kita nih kadang melihat anak sakit, kita juga ikut sakit. Tapi kita tidak pernah pikirkan bagaimana sakitnya anak di akhirat kelak jika hidup tanpa Tauhid. Luka iman yang membuat anak-anak ditempatkan di neraka kelak juga harus dipikirkan,” ungkapnya.

Bachtiar mengutip Surat Al-Hajj ayat 34-35, menjelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada ummat Islam agar mendekatkan diri dengan menyembelih hewan kurban.

“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah). (Yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan shalat dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki yang Kami karuniakan kepada mereka.”

“Untuk Tolikara memang kita pasang bagi orang yang mampu karena mahal biaya hidup di Tolikara. Bensisn satu liter saja bisa Rp 50 ribu. Jadi, hanya orang bersyukur yang bisa menyambut seruan ini,” pungkas Bachtiar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hillary Clinton Akhirnya Minta Maaf Pakai Email Pribadi selama Menjabat Menlu
Tulisan selanjutnya Soal 3 Permintaan GIDI, Negara Diminta Tunduk Pada Konstitusi dan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?