Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hillary Clinton Akhirnya Minta Maaf Pakai Email Pribadi selama Menjabat Menlu

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2015 11:11 11:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2015 11:11
Bagikan
Hillary dan Barrack Obama
Bagikan

Hidayatullah.com—Hillary Clinton meminta maaf karena menggunakan server email pribadinya selama bekerja sebagai menteri luar negeri Amerika Serikat, dengan menyebut tindakannya itu sebagai sebuah kesalahan.

Setelah sekian lama mengelak dan mencari dalih untuk membenarkan tindakannya, politisi yang mencalonkan diri sebagai presiden dari Partai Demokrat itu akhirnya mengaku dan menyesali perbuatannya.

Selasa malam (8/9/2015) dalam wawancara dengan stasiun televisi ABC di program “World News Tonight” istri mantan presiden AS Bill Cinton itu mengatakan bahwa dirinya sepenuhnya bertanggungjawab atas hal tersebut dan dia menyesalinya.

“Itu adalah sebuah kesalahan. Saya menyesal. Saya bertanggungjawab atas hal itu,” kata Clinton seperti dikutip Aljazeera.

“Saya sungguh berharap kala itu membuat keputusan yang berbeda,” kata Clinton pekan lalu, seraya mengatakan bahwa dia meminta maaf karena telah menimbulkan kebingungan di publik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Jika saya melihat ke belakang sekarang, meskipun itu diperbolehkan, saya seharusnya menggunakan dua akun, satu untuk email-email pribadi, satu untuk email yang berkaitan dengan pekerjaan,” kata Clinton hari Selasa kemarin.

Tindakan Clinton yang menggunakan email pribadinya untuk urusan pekerjaan mendorong dinas intelijen dalam negeri AS, FBI, melakukan penyelidikan guna mengetahui apakah ada rahasia negara yang ikut terkirim lewat akun tersebut.

Clinton bersikukuh mengatakan bahwa dia tidak pernah mengirimkan dokumen rahasia negara lewat akun pribadi surat elektroniknya itu.

Kasus tersebut rupanya mempengaruhi popularitas Clinton dalam pencalonannya sebagai presiden. Menurut jajak pendapat Gallup yang dirilis hari Jumat lalu, hanya 41 persen responden yang masih tertarik untuk memilihnya sebagai presiden, sementara 51 persen lainnya mengatakan tidak tertarik, angka itu yang terendah sejak 1992.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ubah Peraturan Gereja, Paus Fransiskus Percepat Proses Pembatalan Pernikahan
Tulisan selanjutnya Bachtiar Nasir: Makna Kurban di Tengah Resesi Ekonomi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?