Hidayatullah.com– Ribuan kaum Muslimin mengikuti pelaksanaan shalat istisqa’ di ruang terbuka pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (11/09/2015). Shalat untuk minta hujan itu digelar usai shalat Jumat di ruang utama Istiqlal.
Shalat istisqa’ diimami oleh Ustadz Ahmad Rofiuddin Mahfudz, yang juga imam tetap Istiqlal. Pengamatan hidayatullah.com, shalat sunnah itu berlangsung sejak sekitar pukul 12.48 WIB.
Shalat di bawah teriknya sinar matahari itu berlangsung dua rakaat selama sekitar 10 menit. Pada rakaat pertama dan kedua, Rofiuddin masing-masing membaca Surat Al-A’la dan Al-Ghosiyah.
Usai shalat, Imam Besar Masjid Istiqlal Ali Mustafa Ya’qub menyampaikan ceramah. Ali Mustafa mengawali penyampaiannya dengan beristighfar sedikitnya 6 kali.
Ia pun mengajak para jamaah untuk memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wata’ala atas segala dosa-dosa yang diperbuat umat Islam selama ini.
Agar, kata dia, rahmat Allah berupa hujan segera diturunkan ke Tanah Air yang sedang dilanda kemarau.
“Ini saatnya kita bertobat kepada Allah,” serunya dari atas mimbar.
Usai ceramah, Ali Mustafa memimpin doa bersama meminta hujan kepada Allah.
“Ya Allah, Engkau telah menciptakan kami. Kami meminta perlindungan kepada-Mu dari keburukan perbuatan kami,” demikian di antara permohonan Ali Mustafa penuh pengharapan.
Doa-doanya disampaikan dengan suara sesegukan bahkan sempat terdengar menangis.
Para jamaah pun begitu hanyut dalam doa-doa itu. Banyak di antara mereka yang sampai meneteskan air mata.
Pelaksanaan ibadah ini berjalan sakral dan disambut antusias sebagian besar jamaah Istiqlal. Mereka tampak rela berpanas-panasan demi pelaksanaan ibadah tersebut. Sebagian jamaah bahkan rela beralaskan keramik langsung yang terasa begitu panas.
Sebelumnya, saat shalat Jumat, sang imam, Hasanuddin Sinaga, membacakan ayat-ayat al-Qur’an yang berkenaan dengan hujan, air, bumi, dan langit.
Sementara khutbah Jumat dibawakan oleh Dr Aceng Rahmat.
Shalat istisqa’ ini dikabarkan yang pertama kalinya digelar di Masjid Istiqlal. Tampak juga para jamaah Muslimah di bagian shaf belakang.
Sebelum pelaksanaan shalat, panitia masjid telah menginformasikan terlebih dahulu kepada jamaah perihal akan digelarnya shalat istisqa’.
Berdasarkan keterangan seorang petugas masjid kepada hidayatullah.com, setiap shalat Jumat Masjid Istiqlal dipenuhi sekitar 15 ribu jamaah. Dari jumlah itu, media ini mentaksir, sekitar sepertiganya yang mengikuti shalat istisqa’.*