Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ini Perbedaan Sikap Negara Eropa Soal Pengungsi Suriah [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 September 2015 09:37 9:37 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 September 2015 16:58
Bagikan
Meski tidak mengalami kekurangan penduduk, Swedia tetap menerima para pengungsi dengan tangan terbuka
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

Prancis: Tidak Aman Bagi Imigran

Sama seperti Inggris, Prancis memiliki jumlah penduduk yang sudah cukup tinggi karena imigran dan tingkat kesuburan. Prancis mengalami pertambahan penduduk yang dinamis, bahkan di kota-kota kecil dan desa-desa.

Selain itu, negara tersebut memiliki sejarah buruk terhadap para penduduk pendatang mereka. Selepas Paris Riot pada 2013 lalu, polisi masih sering berpatroli di Paris untuk mencegah aksi ‘terorisme’. Sentimen-sentimen terhadap Muslim juga masih tumbuh subur.

Presiden Prancis Francois Hollande bukannya tidak berbuat apa-apa. Ia telah memutuskan untuk mengikuti undang-undang negaranya bahwa ‘semua penduduk diperlakukan setara.’ Namun peraturan tersebut tidak menolong para imigran yang datang ke Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Amerika Serikat, program yang sama membantu anak-anak imigran untuk keluar dari kemiskinan dan mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang baik. Namun di Prancis, karena Pemerintah tidak mendata ras, etnisitas, dan agama, yang berguna jika sebuah kasus diskriminasi terjadi, maka mereka yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan karena ketiga hal tersebut tidak dapat berbuat banyak. Sebuah studi juga menunjukkan bahwa lamaran pekerjaan yang mencantumkan nama yang non-Prancis lebih mungkin ditolak.

Bukan karena Pemerintah tidak mau menerima pengungsi. Bukan pula karena tidak ada lapangan pekerjaan. Namun karena penduduknya tidak sudi berasimilasi, maka jadilah Prancis negara yang tidak menerima gelombang besar pengungsian dari Suriah tersebut.

Hongaria, Slovakia, dan Eropa Timur Lainnya: Karena Mereka Muslim

Meski penduduk mereka berkurang, dan akan terus berkurang, ‘negara-negara –ia’ seperti Hongaria dan Slovakia terang-terangan menolak pengungsi yang tidak menggunakan Alkitab sebagai kitab suci mereka.

Hongaria memandang pengungsi beragama Muslim sebagai ancaman bagi negara mereka yang didominasi oleh agama Kristen, meski diprediksi pada 2030, populasi Hongaria akan menyusut 5,8% dari populasi sekarang. Negara tersebut termasuk ke dalam salah satu negara dengan penyusutan tercepat di Eropa Timur tanpa adanya pengungsi.

Jika Hongaria menyusut, maka Slovakia menua. Institut Penelitan Demografi Infostat mencatat bahwa pada 2050, jumlah penduduk yang masuk usia pensiun (65 tahun ke atas) hampir setara dengan mereka yang berusia produktif tinggi (15-44 tahun), dengan usia produktif rendah (45-64) mebayang-bayangi. Mereka yang segera pensiun akan makin banyak.

Meski begitu, Slovakia terang-terangan menyerukan bahwa mereka hanya menerima pengungsi beragama Kristen dan menolak mereka yang Muslim. Estonia dan Bulgaria juga membatasi masuknya para pengungsi.

Meski alasan mereka absurd, namun negara-negara tersebut memang sebaiknya tidak dituju oleh imigran. Dengan angka pengangguran tinggi dan ekonomi lemah, Eropa Timur bukan tanah harapan bagi para pengungsi Muslim. Bahkan jika mendadak para fanatik agama tersebut mendadak tersadar bahwa mereka perlu orang asing muda untuk mengisi negara mereka.*/Tika Af’idah

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaMuslimpengungsi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Sukabumi Bongkar Delapan Makam Keramat Palsu
Tulisan selanjutnya Ribuan Jamaah Shalat Istisqa’ di Istiqlal, Umat Diajak Tobat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?