Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syeikh Mahfuzh at Tremasi Dinilai sebagai Ulama Hadits Pertama di Nusantara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Desember 2015 10:59 10:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Desember 2015 12:45
Bagikan
Seminar Internasional yang bertajuk “Syeikh Muhammad Mahfuzh Tremasi, Peranan Ulama Indonesia di Dunia Pendidikan Internasional “ Senin (28/12/2015)
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak umat Islam di negeri ini tak mengenal Syeikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi. Padahal ia adalah seorang ulama Nusantara yang punya kiprah yang mendunia.

Karya-karya Syeikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi bahkan menjadi rujukan utama para ulama dalam menulis dan objek penelitian ilmiah yang kini sudah menghasilkan tidak kurang dari 20 puluh doktor dan magister dari berbagai negara.

Demikian yang terungkap dalam Seminar Internasional yang bertajuk “Syeikh Muhammad Mahfuzh Tremasi, Peranan Ulama Indonesia di Dunia Pendidikan Internasional “  Senin (28/12/2015). [Baca:  Syeikh Muhammad Mahfuzh at-Termasi, Ulama Indonesia yang Dimiliki Dunia]

Acara berlangsung di ruang Aula KH. Abdullah Siddiq Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Tampil sebagai pemateri, Dr. Abdullah bin Muhammad al Jarullah (Pembina Halaqah al-Qur’an di Masjid Nabawi, Madinah) dan Agus Hasan Bashori, Lc.. M.Ag (Pengasuh PP. Al-Umm, Malang) serta Prof Dr KH. Didin Hafidhuddin (Dekan Pascasarjana UIKA Bogor) sebagai keynote speaker.

Di hadapan 450 orang peserta seminar, yeikh Dr. Abdullah bin Muhammad Al-Jarullah,  memaparkan temuan penelitian disertasinya yang juga mengambil salah satu karya Syeikh at Tremasi yang berjudul “Ghunyah ath-Thalabah”.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diketahui karya disertasi ini terdiri dari lima jilid dan masing-masing jilid berjumlah sekitar 700 halaman.

“Karya fenomenal tersebut diselesaikan oleh Syeikh Abdullah selama lima tahun,” ucap Didik Haryanto, dalam pengantarnya selaku moderator seminar.

Menurut Syeikh Abdullah, beberapa hal pokok yang patut ditiru oleh penuntut ilmu dari kehidupan Syeikh at Tremasi. Di antaranya adalah ilmu akan memberikan keutamaannya kepada siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam mempelajarinya. Ilmu tidak mengenal Arab atau non Arab, miskin atau kaya, laki-laki atau perempuan.

“Ada begitu banyak ulama dunia yang bukan berasal dari negeri Arab. Sebab Islam adalah agama rahmatan lil alamin,” papar Syeikh yang juga sehari-hari sebagai dokter medis dan Ketua Family Medicine di Madinah.

Mulazamah, lanjut Syeikh Abdullah adalah hikmah yang juga bisa dipetik dari kisah perjalanan menuntut ilmu Syeikh at Tremasi.

Layaknya para penuntut ilmu dahulu, Syeikh Mahfuzh Tremasi merantau ke Makkah untuk belajar di Tanah Suci. Di sana ia berguru ke beberapa Syeikh hingga akhirnya menetap dan mengajar serta berdakwah di Makkah.

“Sekurangnya ada ratusan guru yang menjadi sandaran Syeikh Syeikh Mahfuzh bermulazamah dan menuntut ilmu kepadanya,” ucap Syeikh Abdullah.

Untuk diketahui, Syeikh Syeikh Mahfuzh dikenal sebagai imam besar dan guru di Masjidil Haram, seorang ahli fikih yang juga masyhur sebagai muhaddits (ahli hadist) sekaligus  musnid (sandaran sanad dalam ilmu hadits).

Syeikh Muhammad Mahfuzh at Tremasi juga disebut-sebut bahkan melampaui Imam Syatibi, seorang pakar qira’ah al-Qur’an. Hal itu dikarenakan dengan ragam keahlian ilmu yang dipunyai Tremasi.

“Saya bahkan menyebutnya sebagai ulama hadits pertama di Nusantara ini,” pungkas Dr. Muhajirin Gafar, seorang peneliti hadits yang juga menulis disertasi tentang kiprah Syeikh Tremasi.*/Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Muhammad al JarullahSyeikh Muhammad Mahfudz at TarmasiTermasUIKAUniversitas Ibn Khaldun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 2 Kali “Ojek Gratis” Dari Allah
Tulisan selanjutnya “Terompet Al-Quran dan Kebenaran Islam [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan

Berita
8 Juni 2026 20:00
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Terbaru

  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?