Hidayatullah.com – KH. Salahudin Wahid, atau yang akrab disapa Gus Sholah mengaku tidak mengerti dengan fenomena banyaknya masyarakat yang bergabung Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
“Itu saya juga gak tahu, bagaimana seorang dokter kok bisa seperti dicuci otaknya,” kata Gus Sholah kepada hidayatullah.com sesuai menjadi pembicara pada acara launching buku Dr. Adian Husaini berjudul ‘Mewujudkan Indonesia Adil dan beradab’ di Hotel Sahid Surabaya, belum lama ini.
“Katanya itu ada upacara, dan orang disuruh minum apa gitu ya, mungkin disitulah dicuci otaknya,” lanjut pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang ini.
Hal itu, menurut Gus Sholah, karena melihat salah satu korban Gafatar, dr. Rika yang seperti orang bingung saat ditemukan oleh pihak keamanan lewat siaran televisi.
“Kok dokter Rika seperti orang kehilangan apa gitu, kayak orang linglung,” ungkapnya.
Atas fenomena itu, Gus Sholah menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan ajakan yang tidak jelas, serta meningkatkan pemahaman agama.
“Hati-hati, jangan mau diajak yang tidak-tidak. Dan lebih menguatkan pemahaman agama,” pungkasnya.*