Hidayatullah.com–Ketua Umum FKUB Biksu Gunabhadra Sphavira di Jakarta, Selasa, mengatakan, pihaknya telah mempelajari dan meneliti dengan seksama terhadap pasangan capres dan cawapres yang ada. Berdasarkan penelitian tersebut, FKUB memberikan dukungan politik kepada Amien Rais yang dinilai sebagai tokoh reformis, agamais, hidup sederhana dan jujur, menghormati pluralisme, tidak diskriminatif, serta bebas KKN. Demikian pula pasangannya, cawapres Siswono, dinilai FKUB merupakan tokoh reformis, nasionalis, dapat diterima di semua lapisan masyarakat, serta bebas KKN. Biksu Gunabhadra mengatakan, pilihan tersebut dijatuhkan setelah mempertimbangkan pula Dhammapada Kitab Suci Agama Budha, butir 84. Di situ dinyatakan bahwa ‘Orang yang bijaksana tak akan berbuat curang untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Ia tak menginginkan anak, kekayaan, dan kejayaan, yang didapat dengan jalan yang tidak halal. Ia tidak mau mendapatkan segala keuntungan melalui jalan yang tidak susila dan tidak jujur. Demikianlah orang yang bijaksana selalu berbuat susila.’ Berdasarkan pertimbangan tersebut, kata Biksu Gunabhadra, maka DPP FKUB memberi dukungan kepada Amien Rais dan Siswono sebagai presiden dan wapres periode 2004-2009. Pimpinan Pusat FKUB juga mengharapkan seluruh ummat Budha di Indonesia dapat memberikan dukungan yang sama kepada pasangan Dwi Tunggal Amien-Siswono tersebut pada Pemilu Presiden 5 Juli. Sebelumnya, Ketua Kadin, Aburizal Bakri, yang merupakan salah seorang peserta Konvensi capres Golkar mendukung pencalonan Amien Rais sebagai presiden masa bakti 2004-2009. “Orang sebaik itu perlu didukung,” kata Aburizal kepada pers, usai mendampingi Amien Rais meresmikan Kedai Rakyat Amien-Siswono di Jalan Panglima Polim IV, Jakarta, Senin malam. (ant/cha)