Hidayatullah.com– Baru-baru ini, anggota Jurnalis Islam Bersatu (JITU) ditantang bermain futsal oleh KH Muhammad Arifin Ilham. Pimpinan Majelis Az-Zikra itu memang dikenal penghobi olahraga tersebut.
Saat puluhan wartawan baru tiba di lapangan, Arifin Ilham tampak sudah selesai bermain futsal dengan sejumlah santri dan pengurus Islamic Center Az-Zikra, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pagi menuju siang itu, Selasa, 9 Rabi’uts Tsani 1437 H (19/01/2016), skuad JITU termasuk awak hidayatullah.com disambut dengan ramah oleh Arifin Ilham.
Ia terlihat begitu ceria dengan senyum khas dan suara serak-serak basahnya. Meski di lapangan futsal, “atribut resminya” masih melekat di kepalanya, yaitu peci putih.
Peci itu serasi dengan kaos oblong putih, kaos kaki putih, sepatu futsal kombinasi biru-orange-putih, dan celana training hitam.
“Ini namanya sport spirituality,” ujarnya beberapa saat kemudian, yang secara bahasa bisa diartikan sebagai “nilai spiritual dalam berolahraga”. Jamak dipahami dalam Islam, warna putih memiliki nilai agamis yang istimewa.
Islamic Center Az-Zikra Gunung Sindur dibangun di atas tanah seluas 12,5 hektar yang diwakafkan seorang mualaf China. Proyek pembangunannya sudah berjalan setahun ini. Hampir serupa dengan di Az-Zikra Sentul, Az-Zikra Gunung Sindur terletak cukup jauh dari pemukiman penduduk.
Apresiasi Wartawan
Proyek barunya ini rupanya mempengaruhi rutinitas Arifin Ilham. Belakangan ini ia jadi rutin menyambangi Gunung Sindur, khususnya setiap Selasa.
Rupanya, setiap Selasa pula, tim Az-Zikra rutin bermain futsal di Mall Cibinong, sekitar 30 kilometer dari Sentul atau 50-an kilometer dari Gunung Sindur. Tempat futsal rutinnya pun dipindah ke lokasi baru itu.
Di area pembangunan tersebut terdapat lapangan futsal terbuka (outdoor) yang masih beralaskan tanah. Di sinilah, Selasa pagi pekan ini, Arifin Ilham bermain futsal bersama timnya.
Sayangnya, karena mungkin tim Az-Zikra sudah lelah, sementara sinar matahari mulai terik, pertandingan melawan tim JITU dipindahkan ke lain waktu. Para awak media pun bermain futsal di sebuah lapangan indoor di kawasan Yasmin, Kota Bogor. [Baca: Tim Arifin Ilham Taklukkan Wartawan 7-2 Dalam Pertandingan Futsal]
“Karena orang kafir memutar balikkan fakta (melalui media mereka),” ujarnya.
Ia mencontohkan kejadian penyerangan terhadap Az-Zikra Sentul oleh orang-orang Syiah, beberapa waktu lalu, yang selalu diangkat pemberitaannya oleh media Islam.
Menariknya, beberapa kali ia mengompori anggota JITU untuk berpoligami. “Kalau kita nggak sanggup kawin (nikah) lagi, dukung yang mau kawin lagi. Beritakan itu!” pesan pria beristri dua ini dengan nada guyon tapi serius.*