Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Didesak Hentikan PHK Massal

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Februari 2016 22:29 10:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2016 21:10
Bagikan
Presiden KSPI Said Iqbal (tengah) saat jumpa pers di Jakarta (15/02/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal kini semakin bertambah besar jumlahnya. Namun, pemerintah dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menganggapnya hal biasa karena memburuknya kondisi perekonomian.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dalam jumpa pers di Hotel Mega Proklamasi, Menteng di Jakarta, Senin (15/02/2016).

“Ironinya, pemerintah tidak berusaha mencari solusi atas permasalahan PHK ini,” ujar Iqbal.

Menurutnya, sampai sekarang pihak pemerintah dan Apindo belum berani mengumumkan puluhan ribu PHK karena dua  faktor.

Pertama, katanya, pemerintah ingin menutupi angka PHK tersebut karena khawatir dianggap gagal menjalankan paket kebijakan ekonomi, mulai dari Jilid I hingga IX.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kedua, ketidakmampuan pemerintah meningkatkan daya beli masyarakat. Yang mana, salah satu penyebabnya adalah kebijakan upah murah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan,” kata Iqbal.

Dikatakan Iqbal, faktanya semua harga barang serta biaya transportasi tetap mahal, walaupun harga BBM sudah turun dan harga minyak dunia rendah sekalipun.

“Bahkan juga diperparah dengan sikap pengusaha yang menyatakan tidak ada efek apapun di sektor riil dari paket kebijakan ekonomi tersebut,” ujarnya.

Iqbal menambahkan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah melakukan pembohongan publik dengan menyatakan bahwa data PHK hanya 1.347 orang.

Padahal, menurut data KSPI, sudah puluhan ribu pekerja di PHK karena menurunnya daya beli masyarakat, yang disebabkan politik upah murah melalui PP Nomor 78/2015.

“Pemerintah tidak responsif serta tidak mau turun ke lapangan melihat fakta yang ada,” tutup Iqbal.

Aparatur Negara Dipertanyakan

KSPI, kata Iqbal, juga mempertanyakan sikap aparatur negara, dalam hal ini pihak kepolisian, yang disebutnya sengaja ingin melakukan kriminalisasi terhadap 26 aktivis buruh.

“Pemanggilan dan juga penetapan tersangka 26 aktivis buruh tersebut terkesan dipaksakan dan merupakan upaya kriminalisasi,” kata Iqbal.

Karena itu, KSPI menuntut pemerintah bertindak cepat menghentikan PHK massal yang akan menciptakan pengangguran semakin meningkat. Dan juga menghentikan kriminalisasi aktivis buruh karena menunjukkan jika aparat dimanfaatkan oleh pengusaha.

“Cabut PP Nomor 78 Tahun 2015 yang memiskinkan buruh dan rakyat. Serta naikkan upah tahun 2016 sebesar 3,7 juta dengan mengganti komponen KHL menjadi 84 item, untuk menaikan daya beli masyarakat dan meningkatkan ekonomi di atas 6 persen,” tutupnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Apindoburuhkebijakan ekonomi jokowiKSPIPHK massal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Minta UNDP Hentikan Aliran Dana untuk LGBT
Tulisan selanjutnya Fakta dan Data Terkait PHK Massal versi KSPI [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?