Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Soal Wacana UU Anti LGBT, Pengamat Hukum: Lebih Baik Buat UU Ketahanan Keluarga

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Februari 2016 10:41 10:41 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 Februari 2016 10:41
Bagikan
Ketua Lembaga Kajian dan Hukum Islam Universitas Indonesia (UI) Dr. Heru Susetyo, SH
Bagikan

Hidayatullah.com – Terkait wacana pembuatan UU Anti LGBT, Ketua Lembaga Kajian dan Hukum Islam Universitas Indonesia (UI) Dr. Heru Susetyo, SH menyarankan agar lebih baik dibuat Undang-undang ketahanan keluarga.

“Justru saya mengusulkan UU ketahanan keluarga, kita kembali ke keluarga masing-masing saja, keluarganya yang ditekankan,” ujarnya kepada hidayatullah.com saat menjadi pembicara pada seminar bertema ‘LGBT dalam Prespektif Keilmuan’ di Universitas Indonesia, Sabtu (27/02/2016).

Baca: DPR Usulkan RUU Anti-Penyimpangan Perilaku Seksual

Menurutnya, penguatan terhadap tradisi keluarga -termasuk didalamnya peran ayah dan ibu- menjadi penting, mengingat keluarga bersifat heteroseksual, sehingga tidak membuka alternatif untuk model lain.

Langkah itu, lanjut Heru, harus difasilitasi oleh Negara. Karena keluarga yang sehat akan melahirkan anak-anak yang kuat, pemuda yang tangguh, calon orang tua yang baik, serta akan berdampak pada Negara yang hebat kedepannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jadi misalnya dalam kebijakan-kebijakan harus memberikan porsi berlebih dalam memberikan penguatan-penguatan keluarga,” jelasnya.

Beberapa contohnya, terang Heru, seperti cuti hamil bagi seorang suami, pengaturan jam kerja, pembuatan sarana children playground yang mudah dijangkau kebanyakan kalangan, serta pemantauan pronografi dan akses sosial media.

“Termasuk yang penting, bagaimana bisa menghidupkan kembali jam belajar keluarga, antara habis maghrib sampai jam sembilan malam, tidak boleh ada anak-anak yang mengakses televisi dan gadget misalnya, ayah pun harus mendampingi,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan dan mendorong untuk lebih menggencarkan program-program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Supaya ini jangan jadi kementerian yang sampingan, sekarang kan kesannya ini bukan kementerian yang utama. Intinya keluarga harus jadi mainstream,” tukas pengajar senior Viktimologi, HAM dan Kesejahteraan Sosial ini.

Ditanya apakah sudah ada lembaga yang merancang hal tersebut, Heru menyatakan belum ada. “Tapi saya pernah mendengar beberapa teman-teman salah satu fraksi sudah mencanangkan,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Homosekslgbt
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hizbullah Terbukti Beri Bantuan pada Pemberontak Syiah Houthi
Tulisan selanjutnya Kota Pertama di Amerika yang Mayoritas Anggota Dewan Beragama Islam [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?