Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Kota Pertama di Amerika yang Mayoritas Anggota Dewan Beragama Islam [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Februari 2016 10:48 10:48 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Februari 2016 10:48
Bagikan
Mural buatan Dasic Fernandez di Hamtramck, Michigan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA
Hidayatullah.com–Terpilih al-Masmari yang menambahkan skala dari setengah dewan kota Muslim (tiga dari enam anggota) menjadi dewan mayoritas Muslim.

“Dan saya mengatakan pada mereka, ‘Teman, kami mempunyai konstitusi AS, kami mempunyai hukum negara dan juga kota. Kami hanya akan pergi dengan tiga dari kami, tidak ada lagi. Kami tidak akan membawa hukum apapun. Kami hanya mencoba dan membantu.”

Anggota dewan Abu Musa, yang berdarah Bangladesh, mengatakan dia dibuat frustasi oleh semua perbincangan tentang hukum Syariah.

“Itu sangat membuatku sedih ketika beberapa dari … media mengatakan ‘Hukum Syariah diberlakukan di Hamtramck.’ Saya tidak tahu apa artinya hukum syariah yang dimaksud. Di negara saya berasal, perdana menterinya perempuan, pemimpin oposisinya perempuan, jurubicaranya perempuan,” Abu Musa mengatakan pada MEE.

“Saya tidak tahu bagaimana orang-orang bisa berpikir seperti itu.”

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Anggota dewan yang lain Mohammed Hassan, berdarah Amerika-Bengal, merasakan hal yang sama.

“Pasangan pewawancara pertama (menanyakan tentang) hukum syariah. Saya mengatakan, ‘Saya berasal dari Bangladesh – tidak menggunakan hukum Syariah,” kata Hasan.

“Di Hamtramck, saya mengatakan, lihat itu! Wanita berjalan. Wanita Muslim berjalan. Beberapa dari mereka (memakai hijab), beberapa dari mereka tidak. Itulah kebebasan!”

“Saya biasa datang ke bar, sekali dalam seminggu,” dia menambahkan. “Saya tidak meminum bir, tetapi hanya meminum Cola Diet. Dan saya masih berbincang-bincang dengan teman saya yang meminum bir. Tidak ada yang salah. Jadi, tidak ada masalah.”

Anggota dewan itu menekankan bahwa masalah yang dihadapi Hamtramck bukanlah isu etnis ataupun agama, tetapi masalah dasar yang setiap hari dihadapi semua masyarakat: dana, pendidikan, perbaikan jalan dan membantu bisnis lokal.

“Bahkan ketika kami berkampanye, orang-orang tidak pernah bertanya padaku, ‘Apa agamamu?’” anggota dewan Anam Miah mengatakan pada MEE.

“Mereka menanyakanku, ‘Bagaimana Anda akan memperbaiki lubang di jalanan? Bagaimana Anda akan menempatkan lebih banyak petugas polisi di jalan untuk berpatroli? Bagaimana kamu akan meningkatkan kualitas hidup?”

Impian Muslim Amerika

Bagi Miah, laporan media baru-baru ini tentang Hamtramck telah gagal menggambarkan fakta bahwa imigran Muslim-Amerika merupakan orang-orang biasa yang memiliki tujuan yang sama seperti masyarakat imigran lain di negara itu.

“Mayoritas luas dari orang-orang datang ke sini memiliki tujuan yang sama di pikiran mereka, untuk mencari jalan untuk menggapai mimpi Amerika,” kata Miah pada MEE.

“Bagaimana kamu menemukan cara untuk mendidik anakmu untuk jadi lebih baik? Bagaimana kamu berkerja keras untuk memberi kesempatan bagi mereka agar masuk kuliah? Bagaimana kamu menemukan cara untuk memastikan ide-ide dan mimpi-mimpi mereka adalah sesuatu yang bisa mereka dapatkan dan sukses di dalamnya?”

Meskipun menyadari tingginya level dari Islamophobia di AS – khususnya yang dibangun oleh kandidat presiden Donald Trump yang meminta pelarangan Muslim untuk memasuki negara itu – tidak satupun dari empat anggota dewan Muslim mengatakan mereka menerima diskriminasi karena agama mereka, dengan pengecualian sesekali terdapat media yang keliru.

Faktanya, penduduk non Muslim Hamtramck dulunya telah mendanai masyarakat Muslim dalam bentuk yang signifikan – terutama pada 2004 ketika dewan kota, yang anggota Muslimnya saat itu hanya satu, mengubah hukum kebisingan agar masjid-masjid dapat menyiarkan panggilan adzan.

“Sebenarnya orang Kristen membantu orang Muslim agar mendapatkan akses dalam panggilan adzan,” Hassan mengatakan pada MEE.

“Ini merupakan kota yang sangat unit. Dapat menjadi contoh bagi dunia.”

“Kami mereka sangat kuat bahwa ini merupakan hak yang sudah dijamin,” kata Majewski.

“Tetapi kami juga mereasa – dan ini di samping dari hukum apapun – kami merasa bahwa ini adalah bagian dari struktur budaya Hamtramck, dan dari sudut pandang kami menerima partisipasi dari semua penduduk Hamtramck dalam semua keragaman mereka.”

Bagi walikota, daripada melayani sebagai sebuah sumber ketegangan, berbagai agama dan etnis merupakan salah satu kualitas terbaik Hamtramck.

“Anda datang mengunjungi tetanggamu, darimanapun mereka berasal, sebagai manusia. Dan terkadang kamu berdebat dengan mereka dan terkadang kamu merayakan sesuatu dengan mereka, dan itu merupakan bagian dari bentuk ideal yang dibuat oleh kehidupan Amerika yang sesungguhnya,” lata Majewski.

“Anda dapat berbicara tentang semua hal yang bersifat idealistik dan philosofi atau apapun, dan kami membuat penyesuaian diri setiap hari. Dan saya kira itu adalah salah satu hal yang membuat kami sangat tertarik dengan orang-orang yang berasal dari luar, dan apa yang membuat kami seperti kehidupan kecil ideal Amerika.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota dewanHamtramckhukum IslamMuslimsyariah Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Wacana UU Anti LGBT, Pengamat Hukum: Lebih Baik Buat UU Ketahanan Keluarga
Tulisan selanjutnya Menolak Mencopot Salib dari Atap Gereja, Pastor dan Istrinya Dipenjara dengan Tuduhan Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?