Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kepala BNPT yang Baru Diharapkan Gunakan Pendekatan Lebih Manusiawi dalam Penanganan Terorisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Maret 2016 18:18 6:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Maret 2016 18:18
Bagikan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru, Irjen Tito Karnavian
Bagikan

Hidayatullah.com –Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang baru, Irjen Tito Karnavian, diharapkan untuk menggunakan pendekatan yang lebih manusiawi dalam melakukan pemberantasan terorisme.

Hal itu disampaikan Pengamat Terorisme, Mustofa B. Nahrawardaya kepada Hidayatullah.com usai mengisi Tabligh Akbar Alumni Haji bertema ‘Penanganan Kasus Terorisme’ di Auditorium RS Bani Saleh, Jl. Kartini 66, Bekasi, Ahad (20/03/2016).

Pasalnya, menurut Mustofa, selama ini cara yang digunakan oleh Densus sebagai eksekutor BNPT di lapangan, cenderung arogan dan tidak humanis. Misalnya dengan memperlihatkan aksinya di depan anak-anak.

“Ini tentu tidak elegan lah, jadi terorisme tidak bisa dihadapi dengan kekerasan, tapi dengan humanisme. Ini Indonesia bukan luar negeri, semakin dia dihadapi dengan kekerasan, semakin pula dia akan melakukan perlawanan dengan berbagai dalih dan cara,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap Densus lebih memahami realitas yang ada. Apalagi, lanjutnya, selama ini yang sering menjadi sasaran adalah umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Masa nggak bisa, ini mayoritas muslim lho. Jadi tolong Densus itu memahami ini, jangan sampai mayoritas ini difitnah, dicaci maki, dihina dengan isu terorisme. Ini kedepannya tidak baik, tentu akan menimbulkan sangka-sangka, menimbulkan propaganda, bahkan permusuhan jangka panjang,” papar Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) ini.

“Kalau ini yang terus terjadi maka, keberadaan Densus itu tidak membantu dalam pemberantasan terorisme tapi justru menyuburkan munculnya generasi-generasi atau bibit baru terorisme,” tambahnya.

Terkait kepala BNPT yang baru, Mustofa berharap dengan pengalaman Tito yang cukup luas dalam pemberantasan terorisme, akan berbeda dengan sebelumnya.

“Kalau kepala BNPT terdahulu dicap sebagai orang yang sadis, ucapannya pun tidak menyejukkan. Saya harap pak Tito kawan saya itu merubah, mengambil pelajaran dari sebelumnya. Dekatilah umat Islam dengan baik tanpa harus melukai mereka,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Nasional Penanggulangan TerorismeBNPT Irjen Tito Karnaviandensus 88terorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sikap Tegas Al-Quran terkait Homoseksual [2]
Tulisan selanjutnya Mengenal MMQ, Wadah Silaturahim Para Pengajar Qiroati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?