Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tolak Terima ‘Uang Damai’, Istri Siyono Dinilai Beri Pelajaran Moral Bangsa

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 April 2016 13:16 1:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 April 2016 13:16
Bagikan
Komnas HAM, membongkar dua gepok ‘uang damai’ yang diduga diberikan oleh oknum kepolisian kepada Suratmi dan Wagiono (kakak Siyono)
Bagikan

Hidayatullah.com – Komisioner Komnas HAM, Prof. Hafid Abbas mengaku terharu dengan sikap Suratmi (istri Siyono) yang menolak menerima ‘uang damai’ yang diberikan oleh oknum kepolisian kepada keluarganya sebagai kompensasi atas meninggalnya Siyono.

“Pelajaran yang sangat berharga bagi bangsa ini, seorang ibu Suratmi yang ditinggalkan oleh suaminya dengan 5 anak yang masih kecil,” ujarnya di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (11/04/2016).

Ia menggambarkan bagaimana keadaan rumah Suratmi yang berada di Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ketika Komnas HAM mengunjunginya beberapa waktu lalu.

“Terlihat sederhana, bahkan di ruang depan hanya beralaskan tikar tanpa kursi tamu,” katanya.

Hafid beranggapan, dengan kondisi yang demikian, tentu Suratmi dan keluarganya sedang membutuhkan uang. Namun, dia justru tidak menyentuh uang tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Jadi dapat dibayangkan bahwa idealisme moral yang ada pada dirinya, walaupun sangat butuh, tapi karena ada kebenaran yang dicari, uang itu diabaikan dan kemudian diserahkan kepada kuasa hukumnya yaitu PP Muhammadiyah,” jelasnya.

Ia berharap, bangsa ini bisa mengambil pelajaran untuk tidak mudah tergoda dengan apapun, utamanya dengan bentuk seperti yang diterima Suratmi.

“Karena idealisme kebenaran harus terus tumbuh di pelantaran negeri yang besar ini. Saya kira ini pesan moral yang indah,” tandas Hafid.

Sementara itu, Siane Indriani, yang juga Komisioner Komnas HAM mempertanyakan asal muasal dua gepok uang tersebut.

“Diberikan tanpa ada tanda terima, jadi kita pertanyakan ini dari mana dananya, anggaran apa kita juga tidak tahu,” ungkapnya.

Dua Gepok ‘Uang Damai’ untuk Keluarga Siyono Dibongkar, Isinya Rp 100 Juta

Keluarga Siyono Mau Ada Autopsi Setelah Muncul Banyak Kecurigaan

Sebagaimana diketahui, Suratmi dan Wagiono (kakak Siyono) menerima masing-masing satu gepok uang dari oknum kepolisian, yang saat dibongkar di hadapan publik oleh PP Muhammadiyah dan Komnas HAM berjumlah Rp 100 juta, yang terdiri dari 5 ikat Rp 10 Juta pecahan seratus ribu setiap gepoknya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Autopsidensus 88komnas HamMuhammadiyahSiyonoUang Damai
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lagi, Lalu Lintas Lumpuh Akibat Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Selat Bosphorus
Tulisan selanjutnya Pasukan Terbaik Akhir Zaman Ada di Syam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?