Hidayatullah.com– Fakta sebenarnya krisis kemanusiaan di Suriah khususnya kota Aleppo harus disebarkan seluas mungkin dengan media apa pun. Termasuk media yang dimiliki setiap orang Islam yaitu berbagai instrumen fisik dan psikis.
Demikian disampaikan Ketua Adara Relief International Foundation, Nurjanah Hulwani, dalam aksi damai #StopBurningAleppo (Hentikan Pembakaran Aleppo) di depan Kantor Kedubes Suriah, Kuningan, Jakarta, Senin (09/05/2016) lalu.
Menurut Nurjanah, sulit bagi umat Islam menanti berita Suriah yang sebenarnya dari “media-media yang tidak lahir dari hati nurani”.
Tanpa menyebut media massa dimaksud, ia mendesak, “Untuk media, jadilah media sejati yang punya hati nurani (dalam mengabarkan krisis Suriah).” [Baca: Kedubes Suriah Geledah Perwakilan Umat Islam yang Ingin Diskusi]
Nurjanah mengatakan, telinga, lisan, tangan, dan instrumen jiwa-raga lainnya setiap Muslim, adalah media yang bisa dimaksimalkan dalam menyebarkan fakta di Suriah.
Pesannya, lakukanlah seluas mungkin yang bisa dilakukan siapa saja untuk membela saudara-saudara di sana.
Memungkasi orasinya, ia mengingatkan umat Islam agar senantiasa mendoakan kaum Muslimin di negeri Syam.
“Jabatan yang kita miliki dan doa-doa yang kita panjatkan akan berbalas,” ujar pegiat LSM Perempuan lndonesia yang peduli pada anak dan perempuan Palestina ini.
Aksi tersebut dihadiri sejumlah lembaga dan komunitas. Di antaranya FSLDK, Punk Muslim, Sahabat Suriah, Sapa Islam, Spirit of Aqsa, dan Syam Organizer. [Baca: Peduli Aleppo, Umat Islam Geruduk Kedubes Suriah di Jakarta]*