Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Riset ‘Kota Islami’ Dinilai Cacat Konsep

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Mei 2016 07:59 7:59 am
Ahmad
Dipublikasikan 19 Mei 2016 08:35
Bagikan
Direktur Insitute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi dalam sebuah seminar internasional
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika variabel ‘Kota Islami’ hanya dinilai dari aspek rasa aman, sejahtera dan bahagia, naka negara kafir dan negara tak beragamapun akan banyak yang mendapat julukan ‘Kota Islami’.

Demikian disampaikan Direktur Insitute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi menanggapi rilis sebuah lembaga riset terkait nilai ‘Indeks Kota Islam’ (IKI)  di 29 kota Indonesia belum lama ini.

“Sekarang warganya itu melaksanakan agama Islam apa tidak, dan tidak melihat satu aspek saja, harus holistik,” ujarnya saat dihubungi hidayatullah.com di Jakarta, Rabu (18/05/2016).

“Artinya harus dilihat juga orang islamnya seberapa ketaatannya terhadap agama. Dan ketaatan terhadap agama itu mempunyai implikasi terhadap kehidupan sosial atau tidak, nah itu baru disebut Islami,” jelasnya menambahkan.

Kekeliruan Maarif Institute terkait Indikator Kota Islami Indonesia

Pria yang akrab disapa Gus Hamid ini menyampaikan, Islam harus diartikan di dalam definisi, selain definsi Islam juga harus diartikan secara konseptual.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Penelitian ini menurut saya cacat konsep. Kalau Islam hanya diartikan seperti itu, Islam artinya damai, bukan lagi agama,” tukasnya.

Hamid Fahmi Zarkasy: Negara Barat Tak Bisa Disebut Islami Tanpa Keimanan

Lebih lanjut, Gus Hamid menerangkan, berbicara Islam sebagai sebuah peradaban, maka basisnya adalah keimanan yang dijalankan oleh syariat. Dan syariat itu, terangnya, berimplikasi terhadap kesejahteraan dan kedamaian masyarakat, serta hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial yang lain.

“Padahal Islam itu secara konseptual berbasis kepada sebuah akidah. Akidah dilaksanakan dalam bentuk syariat, syariat itu berimplikasi terhadap hubungan vertikal dan horizontal,” papar Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini.

Ia juga mempertanyakan, apakah praktek kehidupan masyarakat di seluruh Indonesia yang diteliti itu merupakan bentuk dari pengamalan terhadap Islam, sehingga bisa disebut Islami.

“Jadi ini ada distorsi makna Islami, makanya saya bilang cacat konsep,” pungkas direktur The Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS)-UNIDA-Gontor ini.

Sebelum ini, Maarif Institute mengeluarkan riset tentang Indeks Kota Islami (IKI) terhadap 29 kota di Indonesia. Hasilnya, Yogyakarta (Jawa Tengah), Bandung (Jawa Barat) dan Denpasar (Bali) dianggap ‘kota paling Islami’ dengan nilai sama yakni 80.64.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amanImanislamislamiKota IslamiMaarif Institutesyariat Islamtauhid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemana Ilmu Membawa Kita?
Tulisan selanjutnya Maladewa Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?