Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ali Marwan Bantah PPP Tolak Presiden Wanita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 April 2004 14:41 2:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 April 2004 14:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nampaknya mulai kebingungan antara sikap idiologi dan keinginan berkuasa. Buktinya, keputusan Majelis Syariah DPP PPP yang sebelumnya telah menetapkan masih konsisten menolak adanya presiden wanita ditolak kadernya sendiri. Seperti diketaui, Jum’at, (23/4) kemarin, kepada beberapa wartawan ibu kota, fungsionaris DPP PPP Chozin Chumaedi mengatakan bahwa Majelis Syariah DPP PPP tetap konsisten menolak adanya presiden wanita. Menurut Chozin, majelis telah memberikan pertimbangan kepada Ketua Umum Hamzah Haz dan DPP sendiri mengenai kepemimpinan yang akan datang. Pada prinsipnya, kata dia, seperti pertimbangan yang diberikan majelis pada 1999. Tahun ini, Majelis Syariah tetap memberikan pertimbangan jangan memilih pemimpin perempuan. “Namun rekomendasi majelis bukanlah harga mati. Ini hanya pertimbangan syariah ang diberikan ke DPP PPP sebagai parpol Islam,” ujarnya di kediaman Hamzah hari ini seperti dikutip Bisnis.com siang ini. Dia menambahkan keputusan Majelis Syariah memang cukup kuat. Namun secara politis tetap harus disesuaikan dengan realias kekuatan politik yang ada. Boleh jadi karena kuatir akan mempersulit posisi Hamzah, buru-buru kader PPP yang lain, Ali Marwan Hanan membantahnya. “Tidak ada rumusan seperti itu. Tapi pada tahun 1999 lalu Majelis Syariah merekomendasikan akan mencalonkan putera bangsa terbaik yang beragama Islam. Itu menuju pak Hamzah Haz, “ujar Ali Marwan Hanan dikutip detik.com. Pilihan Berkuasa Semenjak Pemilu 1999, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih merupakan partai Islam yang masuk lima besar. Sikapnya yang lebih jelas membela kepentingan Islam menjadikan PPP tetap memiliki suara besar dibanding saudaranya PAN. Belakangan, sikap tegas pemimpinnya, Hamzah Haz makin hilang beberapa saat setelah sibuk menjadi Wakil Presiden. Sebagai contoh, beberapa bulan setelah menjadi Wapres, Hamzah bahkan sempat mengobral janji akan membela kepentingan Islam dari tangan asing dan tekanan AS, terutama terhadap kasus Abu Bakar Ba’asyir. Sayang, janjinya itu belakangan berangsur-angsur redup dan tak pernah terealiasi. Yang lebih mengagetkan, sikap PPP yang akan berkoalisi dengan partai PDI-P setelah perolehan suara Pemilu 2004 lalu. Dalam rapat DPP PPP yang digelar di rumah dinas Wapres Hamzah Haz, Jakarta, Rabu (21/4), PPP lebih memilih mendampingi Megawati mesti di tahun 1999, anak Soekarno itu sempat dinyatakan haram karena wanita. Boleh jadi, kesediaan PPP itu akan dianggap konstituennya yang mayoritas beragama Islam sebagai ambisi partai yang ingin berkuasa dan mengkhianati amanah para pemilihnya. (bi/dtc/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jermaine Jackson: Islam Dihinakan Di AS
Tulisan selanjutnya Muladi: Paling Strategis Golkar Beraliansi dengan PKB dan PKS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?