Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penjelasan Kemenag: Terjemahan ‘Auliya’ Bisa ‘Pemimpin’ atau ‘Teman Setia’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2016 13:55 1:55 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 Oktober 2016 13:45
Bagikan
Contoh pesan berantai di media sosial yang terkait terjemahan al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 51.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pada beberapa edisi terbitan terjemahan al-Qur’an yang beredar saat ini, kata “auliya” pada Surat Al-Maidah ayat 51 diterjemahkan sebagai “teman setia”.

Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kementerian Agama, Muchlis M Hanafi, menjelaskan, terjemahan al-Qur’an itu merujuk pada edisi revisi tahun 2002 Terjemahan Al-Quran Kemenag, yang telah mendapat tanda tashih dari LPMQ.

Hal ini ditegaskan Muchlis di Jakarta, Ahad (23/10/2016), menanggapi beredarnya pesan dan kabar berantai di media sosial tentang terjemahan kata “auliya” pada QS Al-Maidah ayat 51.

Diketahui, dalam berbagai pesan berantai itu disebutkan, terjemahan kata “auliya” telah berganti dari “pemimpin” menjadi “teman setia”.

Bahkan dituding pergantian itu baru-baru ini dilakukan oleh Kemenag karena terkait kasus dugaan penistaan al-Qur’an Surat Al-Maidah:51 oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Baca juga: Ahok Dikecam Bilang “Jangan Percaya Dibohongi Pakai Surat Al-Maidah”]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pesan berantai itu pun banyak yang menyertakan foto halaman terjemah QS Al-Maidah:51 dengan keterangan yang menyebutnya sebagai “al-Qur’an palsu”.

“Tidak benar kabar yang menyatakan bahwa telah terjadi pengeditan terjemahan al-Qur’an belakangan ini. Tuduhan bahwa pengeditan dilakukan atas instruksi Kementerian Agama juga tidak berdasar,” tegas Muchlis dalam siaran pers kepada hidayatullah.com.

Menurut Muchlis, kata “auliya” dalam al-Qur’an disebutkan sebanyak 42 kali dan diterjemahkan beragam sesuai konteksnya.

Merujuk pada Terjemahan Al-Quran Kemenag edisi revisi 1998 – 2002, kata dia, pada QS Ali Imran:28, QS Al-Nisa:139 dan 144, serta QS Al-Maidah:57, misalnya, kata “auliya” diterjemahkan menjadi “pemimpin”.

Sedangkan, jelasnya, pada QS Al-Maidah:51 dan QS Al-Mumtahanah:1, kata “auliya” diartikan menjadi “teman setia”.

“Pada QS Al-Taubah/9:23 dimaknai dengan ‘pelindung’, dan pada QS Al-Nisa/4:89 diterjemahkan dengan ‘teman-teman’,” tambahnya.

Dua Kali Perbaikan

Panjang lebar, Muchlis menjelaskan, Terjemahan Al-Quran Kemenag pertama kali terbit pada tahun 1965.

Dalam perkembangannya, terjemahan ini telah mengalami dua kali proses perbaikan dan penyempurnaan, yaitu pada tahun 1989-1990 dan 1998-2002.

Proses perbaikan dan penyempurnaan itu dilakukan oleh para ulama dan ahli di bidangnya, sementara Kemenag bertindak sebagai fasilitator.

“Penyempurnaan dan perbaikan tersebut meliputi aspek bahasa, konsistensi pilihan kata atau kalimat untuk lafal atau ayat tertentu, substansi yang berkenaan dengan makna dan kandungan ayat, dan aspek transliterasi,” terangnya.

Pada Terjemahan Al-Qur’an Kemenag edisi perdana (tahun 1965), jelasnya, kata “auliya” pada QS Ali Imran:28 dan QS Al-Nisa:144 tidak diterjemahkan.

Terjemahan QS Al-Nisa:144, misalnya, kata dia, berbunyi: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang orang kafir sebagai wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin”.

“Pada kata wali diberi catatan kaki: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pelindung atau penolong. Catatan kaki untuk kata wali pada QS Ali Imran/3: 28 berbunyi: wali jamaknya awliya, berarti teman yang akrab, juga berarti pemimpin, pelindung atau penolong,” jelas Muchlis. [Baca juga: Ketum IPIM: Ada 21 Ayat Lain yang Semakna dengan Al-Maidah:51]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:‘Auliya’‘Teman Setia’ahokal-Qur'an terjemahanBasuki Tjahaja PurnamaGubernur DKI JakartaKemenagKementerian Agamakitab sucipemimpintafsirterjemahan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dakwah Untuk Non Muslim: Gratis Al-Quran Berbahasa Inggris
Tulisan selanjutnya Kemenag: Tim Terpadu Sedang Menelaah Terjemahan Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?