Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tunjukkan Islam yang Damai, Bisa Melalui Kaligrafi Bertema Isu Kekinian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Mei 2017 09:14 9:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Mei 2017 09:14
Bagikan
Pameran seni kaligrafi gelaran IKJ - Lemka di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 20-31 Mei 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Lembaga Kaligrafi Alquran (Lemka) Didin Sirojuddin menjelaskan, ada dua sifat kaligrafi. Yang pertama sifatnya fungsional. Maksud fungsional adalah mudah dibaca seperti tulisan yang ada di dalam al-Qur’an.

Dan yang kedua, jelasnya, sifatnya keindahan.

“Kalau sudah sampai di sini dan kita sulit membaca, wajib kita untuk mempelajarinya. Harus belajar, karena macam-macam jenisnya, gayanya, mazhabnya berbeda-beda,” ucapnya.

Hal itu disampaikan dalam diskusi seni yang membahas “Kaligrafi Islam di Indonesia”, Selasa kemarin, pada rangkaian pameran seni kaligrafi di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Pameran berlangsung pada 20-31 Mei 2017.

Baca: Pameran Kaligrafi Gelaran IKJ-Lemka, Tafakur Pasca Pilkada DKI

Sementara, Ilham Khoiri, lulusan S-2 Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB), menambahkan, memang tidak semua kaligrafi dibuat untuk dibaca. Tujuan awal membuat kaligrafi, terutama yang rumit, menurutnya adalah untuk keindahan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kenapa keindahan itu harus diciptakan dengan rumit? Karena kadang-kadang dalam kerumitan itu ada keindahan,” filosofi yang diterangkannya juga dalam diskusi itu.

Untuk kaligrafi jenis ini, kalau sulit dibaca, dia menyarankan bertanya langsung ke pelukis atau belajar kaligrafi.

Baca: Inilah Profil Abu Bakar Chang, Seniman Kaligrafi Tiongkok yang Pamerkan Karya di Jakarta

Lebih lanjut, Ilham memandang, karya-karya seni kaligrafi relatif terpinggirkan dalam kancah seni rupa.

Karenanya, kata Ilham, hendaknya itu menggoda masyarakat untuk lebih getol dan serius lagi menjadikan kaligrafi sebagai salah satu pilihan untuk berekspresi, yang dinilai setara dengan ekspresi instalasi, performance art, lukisan kontemporer, dan lain sebagainya.

“Itu bisa setara kalau kita bisa menjadikannya relevan (dengan) kehidupan nyata sehari-hari,” katanya.

Ilham menilai, kaligrafi jadi menarik bila dikaitkan dengan isu-isu sekarang. Terlebih, ujarnya, Islam dicitrakan keras dan distigma dengan terorisme.

“Kaligrafi bisa tampil untuk membawakan sesuatu yang lebih lembut. Lebih meredam gejolak itu. Dan kalau kita menggambarnya, bahwa untaian kalimat, warna, dan lain sebagainya mungkin kita akan merasa oh ternyata kita juga bisa menemukan kedamaian,” ucapnya.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Qur’anDidin SirojuddinDirektur LemkaFakultas Seni Rupa IKJIKJIlham KhoiriInstitut Kesenian JakartaIslam agama damaiIslam bukan teroriskaligrafikesenian IslamLembaga Kaligrafi AlquranLemkapameran seni kaligrafiPilkada DKI Jakarta 2017RamadhanRamadhan 1438 Hseni budayatafakur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika TNI Dilibatkan, YLBHI: Pemberantasan Terorisme Selama ini Dianggap Gagal
Tulisan selanjutnya 564 Tahun Jatuhnya Konstantinopel [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?