Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IRT Ditangkap Dituding “Sindikat Penyebar Hoax”, Sri Rahayu Tegaskan Tak Gabung “Saracen”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2017 08:13 8:13 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 30 Agustus 2017 08:13
Bagikan
Sri Rahayu bantah terlibat ''Saracen''. Ia mengaku tak kenal profil Jasriadi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang ibu rumah tangga (IRT) yang ditangkap kepolisian terkait dugaan ujaran kebencian, Sri Rahayu, membantah jika ia tergabung dalam kelompok yang disebut-sebut sebagai “Saracen”.

Sri ditangkap di Cianjur, Jawa Barat, 5 Agustus 2017 lalu. Sri diduga tergabung dengan kelompok yang dituding sebagai sindikat penyebar berita palsu (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech).

“Sebenarnya saya tidak tergabung dalam kelompok mereka (‘Saracen’. Red). Cuma kemarin sama penyidik dikasih tahu bahwa ada nama saya di struktur organisasi (itu),” ujar Sri di Gedung Siber Bareskrim Polri, Jakarta, dalam wawancara yang disiarkan langsung pada program acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di studio, semalam, Selasa (29/08/2017).

“Saya tidak tahu dan saya tidak dikonfirmasi terlebih dahulu oleh pembuat ‘Saracen’,” tambah Sri yang tampak mengenakan penutup wajah.

Baca: Mustofa: Hati-hati, Tak Bisa Ditebak, Siapa Disasar Isu Liar “Saracen”

Saat ditanya moderator ILC Karni Ilyas, apakah Sri mengenal pembuat “Saracen”, wanita yang mengaku belum punya anak ini mengatakan:

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau kenal sih saya tidak karena saya sama Pak Jasriadi cuma kenal melalui media sosial aja.”

Jasriadi merupakan pria yang disebut oleh kepolisian sebagai bos “Saracen”. Dalam wawancara itu, Jasriadi dan Sri yang -sama-sama ditetapkan sebagai tersangka- mengenakan baju tahanan duduk bersebelahan kursi.

Meski mengaku pernah berkomunikasi dengan Jasriadi, namun Sri menampik jika ia kenal lebih jauh profil Jasriadi.

“Kalau soal profil atau apa, saya kurang tahu. Yang saya tahu cuman sekadar di Faceboook atau ngobrol soal masalah akun saya yang dinonaktifkan, tidak lebih dari itu,” ungkap Sri.

Saat ditanya soal apakah ada pembicaraan dengan Jasriadi bahwa “Sri dijadikan sebagai koordinator wilayah (korwil) Saracen Jawa Barat”, Sri juga membantahnya.

“Enggak ada ke arah situ!” ujarnya.

Terkait “Saracen” pun, Sri mengaku tidak pernah mendapatkan bayaran.

Baca: Mustofa Nahra: Akun Twitter Saya Dicuri Pihak Misterius Akhir 2016

Sri mengaku menuliskan status di medsos, yang kemudian dijadikan dalih penangkapannya, adalah untuk menyampaikan aspirasinya.

“Berharap ada perubahan di dalam pemerintahan Indonesia saat ini,” terangnya.

Sri pun mengaku tidak punya hobi menulis. “Cuman, tidak ada salahnya kita menulis di Facebook gitu,” imbuhnya.

Sri juga mengaku belum pernah berkomunikasi dengan “pengurus Saracen” sebagaimana tertulis dalam “struktur Saracen”. “Saya cuma berkomunikasi dengan Pak Jasriadi itu sebatas untuk memperbaiki akun (medsos),” sebutnya.

Sri pun kembali menegaskan bantahannya atas tudingan keterlibatannya dalam “Saracen”.

“Saya menegaskan, saya tidak tergolong dalam ‘sindikat Saracen’. Saya berkomunikasi dengan Pak Jasriadi sebatas untuk memperbaiki akun,” tegasnya.

“Kalau soal ‘Saracen’, saya tidak merasa bersalah karena saya emang tidak tahu soal struktur itu,” tambahnya yang kemudian pada kesempatan itu membuka penutup wajahnya setelah diminta.

Baca: MUI Keluarkan Fatwa Bermedsos, Ketua Umum: Sebagai Bimbingan bagi Umat

Sebelumnya, diberitakan hidayatullah.com, Mustofa B Nahrawardaya, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah yang juga pegiat medsos, mengingatkan masyarakat terkait isu Saracen.

“Berhati-hatilah, karena isu Saracen, tidak diketahui sasarannya ke mana. Tidak bisa ditebak, siapa yang disasar isu liar ini,” serunya di Taipei pekan kemarin.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:akun palsuberita bohongfacebookhate speechhoaxibu rumah tanggaILCILC SaracenIRTisu liarJasriadiKarni Ilyasmafia medsosMajelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyahmedia sosialMustofa B. Nahrawardayapegiat medsospencurian akun medsospencurian akun Twitterpencurian data medsosSaracensindikat penebar hoaxsindikat penyebar hoaxSri Rahayutwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asyik Ikuti Manasik Haji
Tulisan selanjutnya Ketua Muhammadiyah: Menurunkan Konsumsi Rokok Tingkatkan Kesejahteraan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?