Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wapres JK: Penting Menggabungkan Pendidikan, Pengetahuan, Teknologi, dan Keimanan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2017 17:43 5:43 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 29 Oktober 2017 17:17
Bagikan
[Kiri ke kanan] Adi Sasono, Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla, dan Pimpinan Umum Hidayatullah Ustadz Abdurrahman Muhammad pada Silatnas Hidayatullah 2013 di Balikpapan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) menyampaikan pentingnya mengintegrasikan antara keimanan, pendidikan, pengetahuan, dan teknologi.

Ia menjelaskan, di era globalisasi saat ini, kemajuan suatu negara ditentukan oleh sejauh mana masyarakat dan rakyatnya memiliki pendidikan yang maju, dan keahlian terlebih dahulu.

“Karena itulah pendidikan menjadi hal yang sangat penting dan utama, khususnya juga bagaimana menggabungkan pendidikan, pengetahuan, teknologi, dan juga keimanan kita semua,” ujar Wapres JK saat peresmian Kampus II Pesantren Moderen  Ikatan Mesjid Musala Indonesia Muthahidah (IMMIM) Putra di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/10/2017) lansir Setwapres.

Baca: Epistemologi Islam: Integrasi Ilmu dan Iman

Lebih lanjut, Wapres JK mengungkapkan, kriteria pendidikan modern yang dibutuhkan saat ini menekankan pada kreativitas dan inovatif. Sehingga, para peserta didik mampu menciptakan dan memperbaiki sesuatu yang bermutu serta mempunyai nilai tambah.

“Yang harus utamakan ialah suatu kreativitas suatu pengetahuan yang menimbulkan nilai tambah dan mempunyai kecerdasan yang baik. Itulah yang menjadi dasar kebutuhan (pendidikan) pada hari ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Itulah yang dimaksud modern pada dewasa ini, harus lebih kepada teknologi, sistem yang baik, dan penemuan yang baik. kita harapkan pada pendidikan yang akan datang semua telah berubah IT dan Teknologi,” terangnya.

Wapres menambahkan secara khusus pendidikan di IMMIM, harus didorong ke arah yang kreatif dan inovatif, untuk menjadi wirausaha muda bukan menjadi pegawai negeri sipil.

“Zaman dulu orang mengandalkan ijazah tapi zaman sekarang ijazah tidak berarti lagi, kenapa tidak berarti sekarang karena dulu ijazah dipakai untuk menjadi pegawai negeri, sedangkan yang diterima sekarang selama setahun paling tinggi hanya 50 ribu setahun, itupun mungkin kurang, sedangkan yang lulus 1 juta per tahun,” ujarnya.

Baca: Rapat Pleno Wantim MUI, Tiga “Skala Prioritas Pendidikan Nasional” Disampaikan

Untuk itu, Wapres inginkan pendidikan harus menciptakan pengusaha-pengusaha entrepreneur, sebagaimana yang dilakukan almarhum KH Fadeli Luran, Pendiri IMMIM, sebahai pedagang di samping mengurus umat.

“Apalagi pendiri (IMMIM) almarhum KH Fadeli Luran merupakan pengusaha. Beliau pengusaha percetakan, hubungan dagang, dan sebagainya, dari situ ia membagi waktunya dalam tingkat-tingkat suatu pendidikan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Wapres mengungkap kenangan pribadinya dengan KH Fadeli Luran. “Pengurus IMMIM dan hadirin sekalian mendoakan almarhum orangtua kita semua, KH Fadeli Luran selaku pendiri IMMIM,” kenangnya.

Wapres juga menceritakan ketika ia berjuang bersama almarhum di awal pendirian IMMIM.

“Kami sering bersama dan saya jadi wakilnya, sementara di IMMIM saya menjabat sebagai Sekjen pertama. Apa yang dilakukan almarhum merupakan contoh bijak yang perlu kita jadikan pembelajaran,” pesannya.

Baca: Problem Serius Pendidikan Nasional

Sebelumnya, Ketua Yayasan Dana Islamic Centre (YASDIC) IMMIM, Ridwan Abdullah melaporkan, Ponpes khusus Putra dapat menampung sekitar 1.500 hingga 2.000 santri.

“Tahap pertama ini kapasitasnya hanya 350 santri. Sekarang sudah bisa menampung hingga 500 santri,” ucapnya.

Khusus IMMIM Putra di Moncongloe merupakan program pemindahan santri dari kampus Tamalanrea untuk tingkatan Madrasah Aliyah (MA). Untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) masih dipusatkan di Tamalanrea, yang berada di Makassar.

Seperti diketahui, pesantren IMMIM ini berada di Makassar dan dikelola oleh Yayasan Dana Islamic Center (YASDIC) Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM). YASDIC IMMIM didirikan pada tahun 1964 oleh KH Fadeli Luran sebagai organisasi kemasjidan yang berusaha menjunjung tinggi persatuan umat.

Baca: STIKMA Ingin Luluskan Sarjana Paham Teknologi dan Beriman

Saat ini, kampus ini berada di lahan seluas 8 ha, dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan seperti perpustakaan, laboratorium, rumah pembina, dan fasilitas olahraga.

Ini salah satu pesantren modern pertama di luar Pulau Jawa. Saat ini membina sekitar 900 santri dan telah menamatkan lebih dari 6 ribu santri. Para alumni sekarang menyebar di berbagai daerah di Indonesia dengan beragam profesi.

Selesai peresmian, Wapres melakukan peninjauan pondok pesantren. Sebelum kembali ke rumah pribadinya, Wapres menyempatkan peninjauan taman Universitas Hasanuddin dan gedung PMI yang sedang dibangun.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:era globalisasiijazahIkatan Mesjid Musala Indonesia MuthahidahIMMIMJKkeimananKetua YASDIC IMMIMKH Fadeli LuranMakassarMarosPendidikanpendidikan modernPendiri IMMIMpengetahuanPesantren Moderen IMMIMPNSPondok Pesantrenpondok pesantren modernRidwan Abdullahsulawesi SelatanTeknologiWakil Presiden Jusuf KallaWapres JKYASDIC IMMIMYayasan Dana Islamic Centre IMMIM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memberdayakan Santri dengan Bertani Hidroponik
Tulisan selanjutnya Pemerintah Dinilai Harusnya Makin Bijak Hadapi Kritikan dan Aspirasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?