Hidayatullah.com—Acara Kajian Dadakan Shift Pemuda Hijrah hari Rabu, (15/11/2017) di area Masjid Jamiatul Mukminin, Cigereleng, Regol, Kota Bandung menjadi sangat unik karena jadi panggung utamanya Mobile Masjid Nusantara.
Mobile Masjid milik Yayasan Masjid Nusantara (YMN) berfungsi sebagai panggung utama Kajian Shift Dadakan yang pesertanya banyak didominasi anak muda.
Baca: Gerak Bareng Community Gelar Layanan Hapus Tato Gratis
Semakin malam, para peserta kian memadati area kajian yang dibawakan oleh Ustaz Hanan Attaki, penceramah asal Aceh yang kini tinggal dan berdakwah di Kota Kembang, Bandung.
“Acara Shift Dadakan ini adalah ajang silaturahim antar anak muda Indonesia. Kita perbanyak silaturahim biar nambah rezeki, memperpanjang umur, dan biar bisa terjalin hubungan yang akrab dan damai antar anak muda,” ujar pria bernama lengkap Tengku Hanan Attaki ini.
Setelah tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Hanan Attaki, para jamaah sangat antusias mendengarkan talkshow yang diisi oleh Edwin Senjaya, Founder Bandung Fighting Club dan Wanwan selaku Ketua XTC Indonesia, salah satu geng motor terbesar yang ada di Bandung. Edwin dan Wanwan bercerita tentang lika-liku perjalanan kisah hijrahnya.
Baca: Dengan Mobil Masjid, Tidak Perlu Lagi Tinggalkan Shalat
Mobile Masjid tidak hanya memberikan fasilitas sebagai tempat shalat saja, tetapi juga bisa digunakan untuk keperluan berbagai acara yang berfungsi sebagai panggung utama.
Direktur YMN, Hamzah mengatakan Mobile Masjid berhadap bisa terus melayani umat, seperti menyediakan tempat shalat di keramaian, lokasi bencana alam dan bisa digunakan untuk berbagai acara yang bermanfaat.*