Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Disambut Tokoh Riau di Pekanbaru, UAS Tegaskan Cinta NKRI

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 Desember 2017 21:40 9:40 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Desember 2017 21:40
Bagikan
Ustadz Abdul Somad UAS (kiri) saat disambut tokoh masyarakat, adat, dan agama di ruang VIP Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Riau, Ahad (10/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Seusai mengisi tiga Tabligh Akbar dalam rangkaian safari dakwah di Denpasar, Bali, Jumat-Ahad pekan ini, Ustadz Abdul Somad (UAS) akhirnya kembali ke Pekanbaru, Riau.

Kedatangan UAS disambut oleh sejumlah pemuka masyarakat, pemuka adat, dan ormas-ormas di ruang VIP Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru.

Pada momentum itu, UAS menyampaikan banyak hal terkait safari dakwahnya di Pulau Bali. “Beliau menyampaikan poin-poin dari klarifikasi,” ujar salah seorang staf Ustadz Somad di Riau kepada hidayatullah.com, Ahad (10/12/2017) malam saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca: Kronologi dan Klarifikasi Resmi Ustadz Abdul Somad

UAS menyampaikan kronologi dan klarifikasi terkait aksi pengadangan dan upaya pengusiran atasnya oleh elemen ormas di Denpasar, Jumat (08/12/2017) lalu. Serta soal tudingan bahwa ceramah yang disampaikan UAS selama ini mengandung anti Pancasila, anti NKRI, dan intoleran.

UAS menegaskan, tuduhan-tuduhan tersebut merupakan fitnah. Ia juga menjelaskan alasan kenapa menolak permintaan berikrar cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Bali. Sebab, jelas UAS, kecintaannya terhadap NKRI tidak perlu diragukan lagi. Hal itu bisa dilihat dari kegiatannya di pedalaman bersama Suku Talang Mamak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya diminta untuk berikrar. Dari awal saya tidak mau berikrar, bukan berarti saya tidak cinta pada NKRI. Saya tidak perlu berikrar di depan orang yang tidak punya legalitas, apa legalitas mereka, otoritas dia, untuk memaksa saya harus berikrar di depan dia?” ujar UAS, Ahad (10/12/2017) siang itu.

Baca: UAS ‘Dipersekusi’, Pemerintah-Kepolisian Diminta Terapkan UU Ormas

“Bicara masalah lagu menyanyikan Indonesia Raya, masih ada viral rekamannya, Alhamdulillah, masih bisa dicari sampai hari ini, di Kampung Suku Talang Mamak sana, 7 jam naik sampan dari Indragiri Hulu kami menyanyikan lagu, mengibarkan bendera,” jelasnya.

“Masalah mencium bendera, itu Sultan, Raja sekarang, Malik Salman bin Abdul Aziz mencium bendera. Tidak ada masalah dengan keyakinan saya. Saya tidak mau didikte di depan orang-orang preman yang preman nasi bungkus,” tegasnya. “Itu yang saya tidak mau!”

Ia juga menjelaskan, akibat tuduhan-tuduhan itu, ia sempat ingin pulang dari Bali. Namun 5.000 jamaah yang ada di masjid telah menunggu. Termasuk juga dari Korem, Kepolisian, dan anggota NU yang ada di Bali meminta UAS untuk tetap ceramah. Akhirnya agenda ceramah itu pun tetap dilaksanakan.

Baca: Raja Bali dan Tokoh-tokoh Hindu Hadiri Tabligh Akbar UAS

UAS juga menjelaskan, ia tidak ada masalah dengan umat Hindu Bali. Bahkan ia mengungkapkan bahwa umat Islam-Hindu di Bali hidup rukun sejak lama. Yang jadi masalah di sini ungkapnya, ada segelintir orang yang melakukan provokasi.

 

Ia pun menekankan bahwa pihaknya tetap ingin menjaga keutuhan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa di NKRI ini.

UAS pun berharap apa yang dialaminya itu adalah terakhir kalinya, tidak ada lagi pendakwah atau ulama yang mengalami hal serupa ke depannya. “Cukup saya sendiri yang mengalami itu,” ujarnya berharap.

Dalam kesempatan itu hadir tokoh dan perwakilan dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dan Front Pembela Islam (FPI).*

Baca: ‘Ustadz Somad dan Tim Sehat Walafiat Tanpa Kekurangan Apapun’

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BaliDenpasarFPIHindu Baliintoleranintoleransiintoleransi di BaliIslam-HinduKomponen Rakyat BaliKRBLAMLembaga Adat MelayuNKRIormas di BalipekanbarupersekusiUASUstadz Abdul SomadUstadz SomadUstadz Somad ditolak di Bali
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya GNPF Bali akan Laporkan Dalang Pengadangan UAS ke Mabes Polri
Tulisan selanjutnya Puluhan Ribu Kader PKS Gelar Aksi Bela Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Berita
27 Agustus 2026 15:03
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?