Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Azra: Buya Hamka Merintis Perubahan Sekolah Islam lewat Al-Azhar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Februari 2018 06:28 6:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Februari 2018 06:18
Bagikan
Kompleks YPI Al Azhar di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Oktober 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– Guru Besar UIN Jakarta, Prof Azyumardi Azra, menganggap sekolah Islam Al-Azhar yang didirikan Buya Hamka pada tahun 1961 sebagai titik awal perubahan sekolah Islam menuju kemajuan.

Kalau dulu, tutur azra, sekolah-sekolah Islam yang ada sejak dasawarsa kedua abad 20, tidak berhasil meningkatkan kualitas dan daya tariknya sampai akhir kekuasaan Belanda dan Jepang. Bahkan sampai masa tiga dasawarsa setelah kemerdekaan negeri ini.

“Faktor utamanya sudah jelas; pertama, tidak terdapat dukungan finansial memadai, yang memungkinkan terjadinya upaya peningkatan kualitas; kedua, belum tersedianya sumber daya yang mampu mengelola dan mengembangkan sekolah-sekolah Islam tersebut,” paparnya dalam seminar nasional Buya Hamka, Kamis (15/02/2018) di aula Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.

Baca: Peringati 110 Tahun Buya Hamka, YPI Al Azhar Gelar Seminar Nasional Buya Hamka

Akibatnya, lanjut Azra, banyak orangtua yang kaya atau pejabat enggan mengirim anak-anak mereka ke sekolah-sekolah Islam. Hanya kalangan bawah saja yang mengirim anaknya ke sekolah Islam atau sekolah negeri.

“Sekolah-sekolah yang menjadi favorit mereka adalah sekolah Katolik atau Kristen yang lebih menjanjikan mutu dan disiplin, yang masih menerapkan disiplin model Belanda. Sampai akhir dasawarsa 1970-an, bagi orang kaya dan pejabat, mengirim anak-anak ke sekolah-sekolah seperti ini sangat bergengsi; dan karena itu ia juga menjadi salah satu simbol status,” tuturnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sejak 1970-an, pelahan tapi pasti, keadaannya mulai berubah, kata Azra.

“Perintis perubahan itu, tidak lain adalah sekolah Islam Al-Azhar yang terletak di lingkungan Masjid Agung al-Azhar, Kebayoran Baru, yang merupakan kawasan elit di Jakarta,” katanya.

Baca: Politisi Perlu Mencontoh Buya Hamka Tiga Hal ini

Terkait erat dengan visi kemoderenan dan keindonesiaan ulama besar, Prof Dr Buya Hamka, sekolah Al-Azhar, menurut Azra, menjadi model bagi sekolah-sekolah Islam yang berkecambah tidak hanya di Jakarta, tetapi juga kota-kota lain di Indonesia sejak 1980-an.

Al-Azhar sendiri membuka cabang di berbagai kota dengan cakupan pendidikan sejak dari tingkat dasar dan menengah. Sebagiannya merupakan cabang Al-Azhar yang memisahkan diri. Lalu ada Al-Izhar, Madania (Parung), As-Salam (Solo), SMU Insan Cendekia (Serpong dan Gorontalo), SMU Athiroh (Makassar), Internat Al-Kautsar (Sukabumi), dan banyak lagi kalau mau didaftar satu per satu.

Sekolah-sekolah ini, kata Azra, dikelola secara profesional, dengan sumber daya manusia yang baik dan dukungan finansial yang sangat baik. Karena itu tidak heran kalau sekolah-sekolah ini berhasil meningkatkan kualitas pendidikannya. Tidak heran pula kalau sekolah-sekolah ini menjadi sekolah-sekolah favorit dan sekaligus menjadi sekolah ‘elit’.

Baca: Wibawa Dakwah Buya Hamka

“Pelahan tapi pasti pula, kian banyak kalangan menengah ke atas —orang kaya dan pejabat— mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah-sekolah seperti ini. Dan, tidak terelakkan lagi, sekolah-sekolah menjadi simbol status baru khususnya bagi keluarga-keluarga kelas menengah Muslim yang sedang dan terus bangkit sejak 1980-an,” ujarnya.

Dengan demikian, menurut Azra, Buya Hamka meletakkan dan mengembangkan pendidikan Islam modern yang maju dan membanggakan.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:110 Tahun Buya HamkaAl Azharanggota DPRAzyumardi AzraBuya HamkaDPR RIGuru Besar UIN JakartaHamkaintegritasKetua Umum MUIPendidikanpendidikan islampenjajahan Belandapolitisisejarah sekolah Islamsekolah islamsekolah Islam Al AzharYPI Al Azhar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KontraS Desak Polri Transparan atas Kematian Jefri
Tulisan selanjutnya Aksi Protes Marak, Ethiopia Dalam Keadaan Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?