Hidayatullah.com– Keluarga Ustadz Abu Bakar Baasyir dikenal sebagai pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Putra Ustadz Abu Bakar, Abdul Rochim Baasyir alias Iim, mengungkapkan hal itu kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu.
“Kakek kami itu juga termasuk pejuang kemerdekaan (RI),” ungkap Iim kepada hidayatullah.com, Kamis (01/03/2018) pagi, menceritakan pertemuan mendadak tersebut.
Hal itu Iim sampaikan kepada Menhan yang mengunjungi keluarga Ustadz Abu di Kompleks Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (27/02/2018).
Baca: Dikunjungi Menhan, Keluarga Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan
Iim menuturkan, Menhan tampak terkejut begitu mendengar pengakuan bahwa keluarga Ustadz Abu termasuk pejuang kemerdekaan bangsa ini. “Sampai beliau (Menhan) kaget,” ungkap Iim.
“Loh iya to? Berarti ini masih keluarga pejuang semua, dari keluarga pejuang kemerdekaan?” tanya Menhan dalam pertemuan itu ditirukan Iim.
“Iya, Pak!” jawabnya.
Lalu pihak keluarga Ustadz Abu pun menunjukkan bukti berupa surat resmi pengakuan dari pemerintah saat itu, yang ditandatangani Presiden pertama RI, Soekarno.
“Jadi kaget juga beliau (Menhan berkata;) ‘Ooooh’!” tuturnya.
Lantas Menhan mengatakan kepada pihak Dandim setempat dan jajaran yang mendampinginya agar Dandim membantu pihak keluarga Ustadz Abu. “Ini tolong dibantu ini apa-apanya,” ujar Menhan kepada jajaran Dandim diungkap Iim.
Baca: Sakit, Abu Bakar Baasyir 24 Jam Dijaga Ketat Densus 88 Bersenjata
Iim mengatakan, hal tersebut disampaikan kepada Menhan saat berbincang-bincang seputar tema ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bahwa, pesan Menhan kepada Iim, NKRI ini harus dipertahankan. Menhan pun mengajak keluarga Ustadz Abu turut andil dalam mempertahankan NKRI. Keluarga Ustadz Abu menyambut positif ajakan Menhan tersebut.
“Ya iyalah,” tegas Iim. “Bagaimana pun negara ini kita yang berjuang, memerdekakan.”*