Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peneliti: Harga Telur Naik Bukan Karena Piala Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juli 2018 09:53 9:53 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juli 2018 09:53
Bagikan
Peneliti INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara.
Bagikan

Hidayatullah.com– Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, menerangkan mahalnya harga telur belakangan ini dikarenakan kenaikan biaya pakan ternak.

Ia menyebutkan, lebih dari 30% komponen pakan ternak ayam petelur itu impor. Kalau kurs rupiahnya terus melemah, maka harga pakan ayam bakal jadi lebih mahal.

Di sisi yang lain, masih kata Bhima, kebijakan setop impor jagung, justru membuat jagung —yang merupakan kebutuhan pakan ayam— lebih langka dan mahal.

“Kombinasi itu semua yang buat harga telurnya naik. Bukan karena Piala Dunia (2018),” jelasnya kepada hidayatullah.com Jakarta, Kamis (19/07/2018).

Baca: Peneliti INDEF: Pelemahan Rupiah Tidak Bisa Dimaklumi

Mengatasi harga telur ini, kata Bhima, pemerintah harus melakukan stabilisasi rupiah dengan intervensi cadangan devisa Bank Indonesia (BI). Kemudian mengembalikan suplai jagung untuk kebutuhan pakan ternak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Selain itu menjamin tidak adanya distributor yang bermain harga telur di level peternak hingga ke pasar,” pungkasnya.

Baca: Pemerintah: Harga Telur Naik juga Karena Piala Dunia

Diberitakan sebelumnya, pemerintah menyebut bahwa harga telur naik juga dikarenakan gelaran sepakbola Piala Dunia 2018 di Rusia.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyebut, kenaikan harga daging ayam ras dan telur disebabkan tingginya permintaan yang tidak dapat dipenuhi oleh pasokan yang ada. Tingginya permintaan itu disebabkan atas berbagai momen seperti libur sekolah hingga euforia sepak bola dunia.

Baca: Harga Telur Naik, Bamsoet Minta Komisi VI DPR Turun Tangan

Mendag mengonfirmasi bahwa memang ada kaitan langsung antara Piala Dunia dengan kenaikan harga telur, terutama yang untuk konsumsi rumah tangga. Selama gelaran sepakbola dunia itu, permintaan telur memang meningkat, sebagai makanan instan untuk menemani bergadang sambil menonton sepakbola.

“Karena tengah malam itu (makan) nasgor (nasi goreng) pakai telor; internet, Indomie telur, dan kornet, pakai telur juga. Saya dulu pernah menyelinap, ada fresh telur langsung kita ambil bikin nasgor,” ujar Mendag.* Andi

Baca: Peneliti INDEF: Kemiskinan dan Ketimpangan Menurun Semu

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bhima Yudhistira AdhinegaraeksporEnggartiasto Lukitaimporimpor jagungINDEFInstitute for Development of Economics and Financejagungkementerian Perdagangankemiskinanketimpangan sosialMendagmenteri keuanganmenteri perdaganganpakan ternakPeneliti INDEFpetanirakyatsosialSri MulyaniTelur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Aspek Paling Buram di Era Jokowi Soal Penegakan Hukum’
Tulisan selanjutnya Pemilihan Israel perdamaian Dunia Mengecam UU “Negara Yahudi” yang Kucilkan Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?