Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemuda DDII Dukung MUI Sesalkan Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2018 14:34 2:34 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Oktober 2018 14:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pimpinan Pusat Forum Pemuda Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) menyatakan dukungannya terhadap MUI dalam menyikapi kasus pembakaran bendera bertulisan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat.

“(Kami) mendukung sikap Majelis Indonesia Indonesia (MUI) yang turut menyesalkan insiden di atas serta mendukung upaya untuk menjaga ukhuwah dan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ketua Forum Pemuda DDII Dadhe Ruba’i Misbahul Anam bersama Sekjen Imam Taufik Alkhotob di Jakarta kemarin dalam pernyataannya diterima hidayatullah.com, Rabu (24/10/2018).

Baca: MUI Minta Polisi Gerak Cepat soal Pembakaran ‘Bendera Tauhid’

Merespons kasus pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, MUI merasa prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut. Sebab telah menimbulkan kegaduhan di kalangan umat Islam.

“MUI mendorong dan mengimbau kepada semua pihak untuk menyerahkan masalah ini kepada proses hukum dan meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak cepat, adil, dan profesional,” ujar Sekjen MUI, Anwar Abbas, dalam jumpa pers di kantor pusat MUI lantai empat, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

MUI juga meminta kepada pihak-pihak yang telah melakukan tindakan itu untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya secara terbuka kepada umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: MUI Garut: Pembakaran Kalimat Tauhid Tidak Boleh

Dalam jumpa pers itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, menyampaikan, keterangan sementara dari tiga orang yang diamankan Polres Garut bahwa mereka mengaku membakar bendera (eks) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Ketiga orang dimaksud adalah pelaku pembakaran bendera berkalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, Ahad (21/10/2018).

Tapi Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas, mengatakan, yang MUI lihat adalah kalimat tauhid yang dibakar. Sebab tidak ada tulisan “Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)”-nya. “Maka kita menganggap itu kalimat tauhid tok,” ujarnya.

Yunahar menuturkan, di zaman Rasulullah memang ada bendera tauhid berlatar hitam dan putih, yakni Al-Liwa dan Ar-Raya. Mestinya bendera ini, kata dia, tidak digunakan atau menjadi milik satu kelompok tertentu. Karena ini menjadi milik umat Islam di seluruh dunia.

Baca: MUI: Yang Dibakar itu Kalimat Tauhid

Pemuda DDII berkeyakinan bahwa agama Islam memiliki simbol-simbol yang sakral dan sangat dihormati oleh pemeluknya yaitu kalimat “Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah”.

“Ia adalah simbol yang paling dihormati oleh kaum Muslimin dan Mukminin seluruh dunia tanpa terkecuali,” jelasnya.

Maka, lanjutnya, dimana pun dan dalam bentuk apapun simbol itu berada, harus dihormati sebagai simbol milik seluruh umat Islam. “Bukan milik organisasi atau kelompok tertentu.”

“Maka kami amat sangat menyesalkan dan mengutuk keras sikap beberapa oknum Banser NU yang membakar bendera bertuliskan ‘Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah’ karena menganggap bendera tersebut milik organisasi atau kelompok tertentu,” ujarnya.

Baca: Ketua GP Ansor: Tak Boleh Lagi Ada Pembakaran Seperti di Garut

Ia menyatakan, atas kejadian yang terindikasi pelecehan simbol-simbol agama tersebut, “maka kami meminta secara organisatoris, kepada pengurus pusat Banser untuk meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia dan dunia pada umumnya atas insiden fatal tersebut.”

Pemuda DDII menuntut aparat hukum untuk menindak pelaku dan inisiator di balik insiden tersebut dengan penuh kredibelitas, transparan, dan tegas.

Pemuda DDII menyerukan agar kasus ini tidak dibiarkan menjadi bola liar yang terus berkembang, dan akan berefek pada kemarahan publik yang tidak terbendung.

Pemuda DDII menyatakan, “Siap membela kalimat “Laa ilaaha illallah – Muhammadun Rasulullah” selagi hayat masih dikandung badan.*

Baca: FUIB Lampung: Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Lukai Umat Islam

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AnsorBanserbenderabendera tauhidddiiDewan Dakwah Islam IndonesiaGarutHTIMUINUpembakaranPemuda DDIIPolriYunahar Ilyas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haedar Nashir: Menjadi Santri Harus Berakhlak Mulia
Tulisan selanjutnya DPR Aceh: Pembakar ‘Bendera Tauhid’ Sebaiknya Diproses Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?