Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Wawancara

Ketua GP Ansor: Tak Boleh Lagi Ada Pembakaran Seperti di Garut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2018 21:55 9:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2018 21:55
Bagikan
Yaqut Cholil Qoumas
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan soal viralnya pembakaran “bendera tauhid’ bertuliskan Laa Ilaha Ilallah dalam suasana keceriaan perayaan Hari Santri di Garut, Jawa Barat.Inilah wawancaranya dengan hidayatullah.com, Senin (22/10/2018).

Bagaimana tanggapan Anda maraknya video yang beredar di media sosial,  beberapa orang berseragam Banser membakar “bendera tauhid’. Apa benar itu anggota Anda?

Saya sudah peringatkan ke kader di bawah, untuk tidak lagi melakukan pembakaran bendera apapun. Jika memang menemukan bendera-bendera tersebut, sudah saya perintahkan juga untuk diserahkan kepada aparat keamanan saja. Tidak boleh lagi ada pembakaran-pembakaran seperti kejadian di Garut itu, meskipun kami memahami kenapa kader melakukan tindakan tersebut.

Baca: Ini Klarifikasi Banser Soal Pembakaran “Bendera Tauhid” di Garut

Apa maksudnya  memahami tindakan itu?

Karena itu bendera yang digunakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kita juga sedang menelusuri, karena video itu juga potongan saja. Darimana mereka menemukan bendera HTI itu.

Baca Juga

Pengamat Politik Internasional UI Sofwan Al-Banna Menampik Adanya Hubungan Kuat Hamas dengan Syiah
Kisah Hafizh Belajar Menghafal Qur’an: “Pahitnya” Bambu, Manisnya Pisang Goreng [2]
Kisah Hafizh Belajar Menghafal: Al-Qur’an Dieja Pakai Bahasa Latin [1]
Sinyo Egie, Pendiri Peduli Sahabat:  Pelaku LGBT Harus Punya Niat dan Keinginan Sembuh
Kisah Ustadz Hasan Ibrahim Bergabung Hidayatullah: Masuk Hutan, Batalkan Kuliah Madinah
Video viral dugaan pembakaran “bendera tauhid’ bertuliskan Laa Ilaha Ilallah saat perayaan Hari Santri di Garut, Jawa Barat

Bukankah HTI sudah dibubarkan dan bendera tauhid tidak dilarang oleh polisi?

Bendera tauhid tidak. Kalau bendera HTI?

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri Soedarmo sudah menjelaskan pemerintah membubarkan HTI bukan berarti melarang bendera bertuliskan kalimat tauhid dan kalimat “Laa ilaha Illallah”?

Berarti HTI berusaha mengelabui publik dong? Dimana-mana yang mereka pakai bendera-bendera tanpa tulisan HTI.

Baca: Parade Tauhid Bentangkan Bendera “Laa Ilaha Illallah Terpanjang di Dunia”

Apakah Anda baru tahu kalau bendera HTI ada tulisan “Laa Ilaha Illallah” + HTI-nya?

Anda tanya sikap saya atau anak-anak yang bakar bendera HTI?

Saya tanya Anda

Konteks wawancaranya tadi soal anak-anak yang bakar bendera HTI di Garut kan?

Anda tahu kan, selama ini yang digunakan HTI dalam acara-acara mereka bendera tanpa tulisan HTI? Apa maksudnya itu? Mengelabui atau apa?*/Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Banserbenderabendera tauhidGarutGP ansorHTItauhidYaqut Cholil Qoumas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Garut: Pembakaran Kalimat Tauhid Tidak Boleh
Tulisan selanjutnya Pembakaran ‘Bendera Tauhid’ Dipolisikan Besok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Wawancara

Pakar Anti Feminisme Dr Norsaleha Mohd Salleh: Liberalisme dan Feminisme Itu Satu Paket

24 Juli 2021 17:03
baitul maqdis
Wawancara

Dr. Khalid el-Awaisi: “Kini Banyak Orang Islam Berhati Zionis”

11 Juni 2021 09:55
Masjid Al-Aqsha
Wawancara

Akademisi Gaza: “Dihujani Berton-ton Bom, Kami akan Tetap Bersandar pada Allah untuk Perjuangkan Masjid Al-Aqsha”

22 Mei 2021 10:45
Wawancara

Ahmad Sarwat: Salafi Termasuk Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah

15 April 2021 11:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?