Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Warga Uighur Dilarang Bikin Toilet di Rumah”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Desember 2018 22:39 10:39 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Desember 2018 22:39
Bagikan
Arna (kiri) mengaku pernah tinggal di China, memberikan kesaksian soal penindasan terhadap Uighur pada aksi bela Uighur di depan Kedubes China, Jakarta, Jumat (21/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Warga Uighur di Xinjiang, China, dilarang membuat toilet dan kamar mandi di rumahnya. Demikian diungkapkan salah seorang wanita yang pernah tinggal di China, dr Arna, demikian namanya disebut oleh MC aksi bela Uighur.

Sang Muslimah berjilbab tersebut memberikan kesaksiannya pada aksi bela Uighur di depan Kedubes China di Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Suatu saat ia mengaku berkunjung dan menginap di rumah warga Xinjiang di China. Pada pagi dinihari, ia punya keperluan ke kamar kecil untuk berhajat, lalu membangunkan anak tuan rumah untuk ditunjukkan WC/toilet. Mengetahui itu, anak tersebut malah mencari kunci untuk membuka gembok rumah.

Baca: Bendera China Diinjak dan Dibakar, Poster Xi Jinping Disobek

Muslimah tadi heran. “Saya bingung, kenapa cari gembok? Saya mau ke WC bukan mau pulang,” ungkapnya kepada anak itu, dalam ceritanya di atas mobil komando aksi tadi.

Ternyata, ungkap anak tuan rumah, di rumah mereka tidak ada kamar mandi/toilet. “Iya, kita enggak boleh bikin kamar mandi sama WC,” ungkapnya ditirukan sang orator itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di situ saya baru tahu ternyata keluarga Xinjiang tidak boleh bikin kamar mandi dan WC di dalam rumahnya. Kasihan banget, kan?” ungkapnya.

Ia pun merasa begitu kasihan. Apalagi kalau seandainya orang-orangtua ingin berhajat terpaksa harus keluar rumah dulu. “Saya betul-betul kasihan kalau yang tua-tua itu gimana?”

Baca: Emak-emak Militan Peduli Uighur

Ia juga mengungkapkan, warga Uighur –atau di sana katanya lebih dikenal sebutan orang Xinjiang– kalau tinggal di luar Provinsi Xinjiang, mereka pasti berkoloni.

“Mereka bangun masjid, masjid laki untuk laki, masjid perempuan untuk perempuan,” ungkapnya.

“Jadi kalau mandi, yang perempuan mandi di tempat wudhu perempuan, sehingga mereka mandinya hanya sekadarnya ya.”

“(Mereka) enggak bisa mandi yang benar karena mereka enggak bisa bikin kamar mandi dan WC (di rumah).”

“Kalau WC-nya (yang ada di luar rumah pun) WC bersama,” ungkapnya. “Kalau jam 2 pagi harus keluar dari pintu gerbang, buka gerbang, keluar ke WC hanya untuk buang air kecil. Ini sedih sekali.”

“Untuk wudhu segala macam itu mereka memang susah karena harus keluar rumah,” tambahnya.

Baca: Pemerintah Jangan Seolah-olah Bisu, Tuli, Buta Terhadap Uighur

Selain soal itu, etnis Uighur juga diperlakukan berbeda terkait paspor, ungkapnya. Orang Uighur atau orang Xinjiang, kata dia, kalau bertemu dengan orang asing selalu bertanya “Punya paspor?”

“Punya, saya bilang. Mereka selalu lihat. Mereka tidak boleh bikin paspor. Bayangkan. Jadi mereka itu tidak boleh untuk umrah atau haji loh. Kalau yang kita temui di Makkah itu yang China-China yang berhaji dan berumrah, itu bukan orang Xinjiang, itu bukan dari Provinsi Xinjiang. Saya yakin karena saya tinggal di sana. Ini menyedihkan.”

Ia menjelaskan, di China sana, lebih dikenal Urumqi sama Xinjiang. “Kurang dikenal dengan sebutan Uighur. Saya kenalnya Xinjiang, sebutannya.”*

Baca: Kekuatan Ekonomi Politik China Persulit Penyelesaian Kasus Uighur

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Bela Uighurbendera ChinachinaMuslim Uighurpenindasan uighuruighurUrumqixinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Militer China Tembak Imam usai Shalat”
Tulisan selanjutnya IMM Demo Kedubes China: Lawan Pelanggaran HAM Uighur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?