Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Komnas HAM Dorong Pemerintah-DPR Evaluasi Pemilu 2019

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 Mei 2019 17:46 5:46 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 Mei 2019 17:46
Bagikan
Massa menyampaikan keprihatinan atas meninggalnya beratus-ratus petugas selama Pemilu 2019, di depan Bawaslu, Jakarta, Kamis (09/05/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong pemerintah dan DPR RI untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019. Evaluasi tersebut diperlukan atas begitu banyaknya korban berjatuhan dampak Pemilu 2019.

“Terutama (evaluasi oleh) penyelenggara pemilu (KPU RI dan Bawaslu RI) baik berkaitan dengan aspek regulasi dan impelementasi yang mempengaruhi peristiwa tersebut,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufiq Damanik dalam konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta, Kamis (09/05/2019).

Baca: 440 Petugas KPPS Meninggal, Ahli Forensik: Ini Tragedi Dunia, Jangan Diam

Komnas HAM merilis sebanyak 456 petugas pemilu meninggal dan 4.310 petugas jatuh sakit pada Pemilu 2019 berdasarkan data per 8 Mei 2019.

Komnas HAM menekankan pentingnya penghormatan terhadap pemenuhan hak untuk hidup sebagai perwujudan hak non deregoble right yang tidak boleh dicabut atau dikurangi dalam keadaan apapun. “Termasuk dalam rangkaian pelaksanaan tugas kepemiluan sebagai amanat dari prinsip HAM dalam regulasi internasional dan nasional,” imbuhnya.

Komnas HAM menyampaikan, perlu adanya langkah efektif bagi pemulihan kondisi ini baik melalui mekanisme legislatif (perubahan peraturan), eksekutif (asuransi, anggaran, alokasi SDM, dll) serta yudikatif (hukum).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bahwa perlu perhatian yang serius di dalam penanganan kesehatan bagi korban yang masih hidup untuk mencegah bertambahnya jumlah korban yang meninggal serta memastikan tunjangan bagi korban serta keluarganya,” ujarnya.

Baca: Komnas HAM Desak Investigasi Komprehensif Kematian 456 Petugas Pemilu

Komnas HAM menyampaikan keprihatinan atas meninggalnya 456 orang petugas serta jatuh sakitnya 4.310 orang selama Pemilu 2019.

Oleh karena itu, Komnas HAM mendesak dilakukan investigasi terhadap kasus kematian dan jatuh sakit tersebut, sebagai salah satu desakannya.

“Komnas HAM mendesak, pertama, perlunya investigasi/audit yang komprehensif terhadap berbagai peristiwa ratusan kematian dan sakitnya ribuan petugas pemilihan,” ujar Ahmad.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Taufiq DamanikHAMkomnas HamKPPSPemilu 2019petugas pemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kuasa hukum farid okbah Komnas HAM Desak Investigasi Komprehensif Kematian 456 Petugas Pemilu
Tulisan selanjutnya Berefek Seperti LSD, Denver Dekriminialisasi Konsumsi Pribadi Magic Mushroom

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?