Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bangsamoro Jajaki Sinergi Pendidikan dengan PP Muhammadiyah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2019 18:18 6:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Juni 2019 18:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otonomi Regional Bangsamoro Filipina mengadakan pertemuan khusus membahas pendidikan bersama ormas Muhammadiyah.

Delegasi dari Kementerian Pendidikan Bangsamoro bertemu dengan Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta pada Jumat (21/06/2019).

Ismael Abdullah selaku perwakilan Acting Deputy of Madaris Ministry Education of Bangsamoro mengungkapkan, Bangsamoro yang baru saja mendapatkan otonomi khusus, perlu belajar pendidikan Islam dengan baik dan benar. Karena sebelumnya pendidikan yang mereka gunakan, sebutnya, adalah kurikulumnya sekuler. “Makanya kami perlu mempelajari model dari Muhammadiyah,” ujarnya.

Dipandu oleh Sekretaris LHKI PP Muhammadiyah Wahid Ridwan, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Majelis Pendidikan Tinggi Muhammadiyah mempresentasikan tentang bagaimana Muhammadiyah mengelola jutaan sekolah dan madrasah serta ribuan kampus di seluruh Indonesia dan mancanegara.

Selain itu, Wahid juga menceritakan bahwa Muhammadiyah telah memiliki sekolah di Singapura, Melbourne, Thailand, juga memiliki kampus di Kuala Lumpur (Malaysia). Ke depan, Ridwan berharap Muhammadiyah bisa juga membuka sekolah di regional otonom Bangsamoro di ibu kota Cotabato.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Harapan Muhammadiyah direspons baik oleh delegasi Bangsamoro. Munir, salah satu delegasi Bangsamoro menyebut kerja sama yang perlu segera dimulai ialah pengajaran Bahasa Indonesia atau Bahasa Melayu bagi anak-anak Bangsamoro.

“Mindanao University di Marawi mengajarkan Bahasa Indonesia, ada dua profesor pengajar Bahasa Indonesia di sana. Sebagai bangsa serumpun, kami juga Melayu. Bahkan pahlawan nasional Filipina Joserizal juga orang Melayu. Kita perlu segera kerja sama pengajaran Bahasa Indonesia,” kata Munir.

Dulunya Bangsamoro dan juga negara Filipina memang dijajah oleh Spanyol dan Amerika Serikat. Mereka mendapatkan kemerdekaan, tapi tidak dengan Bangsamoro. Mereka kembali dihadapkan pada konflik tekanan pemerintah Filipina. Pada 1969, ketegangan politik dan pertempuran terbuka berkembang antara pemerintah Filipina dengan orang Moro. Mayoritas penduduk suku ini beragama Islam.

Belum lama ini, entitas Bangsamoro baru saja mendapatkan kebebasan dari otoritas khusus untuk melaksanakan pemerintahan berbasis Islam setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte menandatangani undang-undang yang disebut Bangsamoro Organic Law pada Juli 2018.

Jalan panjang perlawanan serta dukungan dari berbagai negara di dunia akhirnya mengakhiri kisah pilu Bangsamoro. Kini mereka bebas dan merdeka.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangsamorofilipinaMuhammadiyahOtonomi Regional Bangsamoro FilipinaPendidikanpendidikan islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Deddy Corbuzier Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Ribuan Warga Hong Kong Kepung Markas Kepolisian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?