Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

PKS: Kebijakan Mengutamakan Infrastruktur akan Lemahkan Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 November 2019 19:33 7:33 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 November 2019 19:33
Bagikan
[Ilustrasi] Pembangunan infrastruktur di Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Bidang Ekonomi, Industri, Teknologi, Lingkungan Hidup (Ekuinteklh) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PSK), Memed Sosiawan menilai, kebijakan mengutamakan pembangunan infrastruktur akan melemahkan ekonomi Indonesia.

Memed menjelaskan, kebijakan pemerintah yang cenderung menomorsatukan infrastruktur juga perlahan namun pasti akan mengubah mata pencaharian rakyat.

“Jadi kita antisipasi dengan adanya jalan tol maka ini akan banyak jadi migrasi. Para petani pindah jadi buruh, buruh kemudian menjadi pekerja lepas, dan kemudian pindah ke kota. Jadi Indonesia lemah,” tegasnya saat memaparkan materi “Tadabbur dan Prediksi Ekonomi Keuangan dan Industri Pasca Terbentuknya Kabinet Indonesia Maju” di Forum Majelis Reboan DPP Hidayatullah di Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta Timur, Rabu (13/11/2019).

Baca: Ekonomi Indonesia dinilai Lemah dan Dibayangi Resesi

Ia memaparkan, kondisi kian memburuk kalau memerhatikan sektor pertambangan. Kenapa?

“(Karena) tambang kan kita kelola barang mentah, dikeruk, dijual, lama-lama habis. Kalau habis bagaimana kira-kira, itu pertanyaan kita terhadap masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, Mehmen menilai, resesi yang sedang membayangi ekonomi global juga membayangi ekonomi Indonesia.

Resesi ini, jelasnya, karena adanya perang dagang yang sebenarnya merupakan lanjutan daripada perang mata uang yang diawali dengan perang minyak.

Baca: Gerindra: Efek Infrastruktur Rp 400 T Belum Maksimal, Malah Dirugikan

Ia menilai, Indonesia kian serius menghadapi masalah ekonomi saat melihat transformasi struktur ekonomi Indonesia yang bisa dikatakan cenderung melemah.

“Sejak Indonesia merdeka sampai tahun 1985 sektor pertanian masih memberikan kontribusi yang tertinggi terhadap PDB dibandingkan dengan sektor lainnya. Dan, pemberi kontribusi yang kedua adalah sektor pertambangan. Namun sejak 1995 kontribusi yang tinggi dari sektor pertanian dan sektor pertambangan mulai digantikan oleh sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan hotel dan restoran,” paparnya.

Meskipun, lanjutnya, sampai tahun 2010 kontribusi sektor industri dan pengolahan terus meningkat sejak tahun 1985, namun terlihat bahwa kontribusi sektori industri dan pengolahan cenderung menurun terus dan penurunan kontribusinya diisi oleh kontribusi sektor keuangan dan sektor jasa.*/Imam Nawawi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiinfrastrukturMajelis ReboanMemed SosiawanpertambanganpertanianPKSresesi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WHO Setujui Vaksin Ebola Pertama di Dunia Buatan MERCK
Tulisan selanjutnya Antara Salam dan Toleransi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?