Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Psikolog: Orangtua Harus Jadi Sahabat Bagi Anak

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Februari 2020 15:05 3:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Februari 2020 15:05
Bagikan
[Ilustrasi] Ayah dan anaknya
Bagikan

Hidayatullah.com– Orangtua harus sering mencium dan memeluk anak mereka, supaya sang buah hati tumbuh menjadi pribadi yang penyayang. Mencium dan memeluk anak juga akan melembutkan hati sang anak.

Hal ini diingatkan oleh psikolog dari Biro Psikologi Metafora Purwokerto, Ketty Murtini. “Orangtua perlu sesering mungkin memeluk dan mencium anak, karena secara psikologis ini akan melembutkan hati anak dan menjadikan anak sebagai pribadi penyayang,” ujarnya di Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (17/02/2020) kutip Antaranews.com.

Ketty menambahkan bahwa keluarga adalah wahana pertama dan utama dalam mendukung tumbuh kembang seorang anak.

Sebelumnya Ketty juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi antara orangtua dan anak, hal ini untuk mendukung pembentukan karakter positif pada setiap anak.

Ia mengajak para orangtua agar membangun komunikasi yang lebar dengan anak. “Dengan adanya jalur komunikasi yang hangat dan terbuka, maka orangtua akan akan mudah mengarahkan anak ke jalur yang benar,” imbuhnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Oleh karena itu, orangtua harus menjadi pendengar yang baik dan menjadi sahabat bagi anak-anak mereka. Orangtua, tambahnya, harus menjadi tempat bertanya dan berkeluh kesah yang nyaman bagi anak-anak mereka. “Sehingga anak tidak canggung untuk bercerita soal apapun,” imbuhnya.

Ketty menilai bahwa hal itu adalah sesuatu yang sederhana namun terkadang sering dilupakan oleh orangtua. Termasuk, tuturnya, saat orangtua sedang sibuk dan anak ingin bercerita, maka sang anak jangan ditolak dengan dalih sedang sibuk.

“Karena dikhawatirkan anak malah merasa ditolak dan lama kelamaan menjadi enggan untuk bercerita kepada orangtuanya,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa cinta kasih yang diperlihatkan kedua orangtua akan tertanam dalam otak anak dan ditiru oleh anak mereka hingga usia dewasa.

Kalau anak melihat orangtuanya sebagai figur penyayang dan penuh cinta kasih, maka anak-anak juga akan tumbuh penuh cinta kasih dan memiliki hati yang lembut.

Sebaliknya kalau anak melihat contoh yang tak baik termasuk kekerasan dari orangtua, maka anak itu pun bisa menirukan perbuatan tidak baik itu. Sehingga, pesannya, orangtua harus memberi teladan yang baik.

“Termasuk jika orangtua sedang bertengkar atau berdebat maka jangan dilakukan di hadapan anak-anak mereka,” pesannya.

Apabila orangtua memang memiliki tingkat kesibukan yang cukup tinggi, Ketty berpesan, maka perlu ada strategi khusus agar tetap menjaga komunikasi dengan anak-anak mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakayahibuKeluargaorangtuaparentingpsikolog
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ujaran dan Peradaban
Tulisan selanjutnya Memaknai Pancasila dan Nasehat HAMKA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Berita
19 September 2026 10:17
Sejumlah Negara Muslim Kecam Serangan Drone ke Mekkah
Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun

Terbaru

  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa
  • Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina
  • Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
  • Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
  • Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
  • Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
  • Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza
  • Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?