Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Masyarakat Indonesia Desak India Setop Diskriminasi Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Maret 2020 17:42 5:42 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Maret 2020 17:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi di depan Kedutaan Besar India untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (06/03/2020). Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan dan tindakan diskriminatif terhadap umat Islam di India.

Dalam aksi pada Jumat, beberapa perwakilan massa mencoba menemui duta besar atau perwakilan duta besar India untuk Indonesia. Akan tetapi tidak berhasil. Berdasarkan informasi, Dubes India untuk Indonesia sedang tidak berada di Indonesia. Sedangkan gedung Kedubes India juga telah digembok.

Sementara itu, belasan Organisasi Kepemudaan (OKP) lintas agama menyatakan keprihatinan terhadap konflik di India yang telah menelan puluhan korban jiwa.

Sebanyak 11 OKP itu terdiri dari Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, Peradah, Gemabudhi, Gema Mathla’ul Anwar, Gemaku, IPTI, Gemapakti, Pemuda Nahdlatul Wathan, dan GAMKI.

Baca: Menag Mengecam Keras Kekerasan Terhadap Umat Islam India

Dalam pernyataan resminya kepada media, Jumat (06/03/2020), ke-11 OKP lintas agama itu meminta pemerintah India agar tidak membuat kebijakan diskriminatif yang bisa menimbulkan perpecahan masyarakat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Para OKP itu pun mengimbau masyarakat agar tak terprovokasi oleh konflik antar agama di India.

Mereka mengajak semua pihak untuk bersinergi membangun budaya toleransi dan inklusif, serta menghentikan peperangan dan konflik yang menyebabkan pertumpahan darah.

Sebagaimana diketahui, aksi di depan gedung Kedubes India, Jumat, diikuti oleh massa gabungan. Antara lain dari Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan sebagainya.

Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak, mengatakan bahwa umat Islam di Indonesia tak akan tinggal diam menyikapi apa yang terjadi terhadap Muslimin India.

Baca: MUI Kutuk Keras Pembakaran Masjid, Ingatkan Pemerintah India Tak Diskriminatif

Pada aksi itu, massa meminta pemerintah India agar menghentikan aksi kekerasan terhadap umat Islam di negeri mayoritas Hindu itu.

Massa juga membakar bendera India, serta mengutuk kekerasan terhadap Muslim di negara yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi itu.

Beberapa bulan belakangan, ribuan rakyat India melakukan aksi protes terhadap undang-undang yang memudahkan warga non Islam dari negara-negara regional untuk mendapatkan kewarganegaraan India namun mengecualikan Muslim.

Baca: Prof Din Sesalkan Pembakaran Masjid, Dorong Pemerintah India Atasi Keadaan

Kekerasan berdarah di India ini dipicu adanya Undang-Undang Kewarganegaraan India yang cuma memberi status kewarganegaraan bagi imigran yang menerima persekusi di negaranya dengan syarat beragama Hindu, Kristen, dan agama minoritas lainnya selain Muslim.

Regulasi ini disahkan pemerintahan PM Narendra Modi yang beraliran sayap kanan. Partai pengusungnya, Bhratiya Janata (BJP) dituduh bersikap diskriminatif terhadap umat Muslim.

Korban tewas dalam kerusuhan komunal yang sedang berlangsung di ibu kota India, New Delhi, telah meningkat menjadi 34 orang, data disampaikan pejabat Kementerian Kesahatan India pada Kamis (27/02/2020).

“Tindakan kekerasan itu sangat tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama,” ungkap Menteri Agama RI Fachrul Razi di Jakarta, Jumat (28/02/2020).* (SKR/Dari berbagai sumber)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:diskriminasiIndiaKedubes IndiaLintas Agamamuslim IndiaNarendra ModiOKP
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persaudaraan Muslimah Gelar Muktamar V
Tulisan selanjutnya Piramida Tertua Djoser Saqqara Dibuka Kembali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?