Hidayatullah.com–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengumumkan bahwa para siswa, guru, mahasiswa, dan dosen akan mendapatkan kuota internet gratis selama empat bulan ke depan. Hal itu dia sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/08/2020).
Pada rapat kerja tersebut membahas laporan keuangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2019, proses hibah hak paten merdeka belajar, serta kebijakan sekolah yang berada dalam zona hijau Covid-19. Pemberian itu Nadiem katakan sebagai solusi masalah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19.
Nadiem mengatakan pihaknya sudah mendapatkan anggaran sebesar Rp 8,9 triliun dari dana cadangan APBN 2020 yang dicairkan Kementerian Keuangan untuk mengalokasi kebutuhan pendidikan selama pandemi. “Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar Rp 8,9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama 3-4 bulan ke depan (September-Desember 2020),” kata Nadiem pada rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, di kompleks Parlemen Senayan, Kamis (27/08/2020).
Selanjutnya, Nadiem menjelaskan bahwa setiap siswa akan mendapatkan pulsa kuota internet sebesar 35 GB/bulan, guru 42 GB/bulan, serta mahasiswa dan dosen: 50 GB/bulan, total anggaran untuk kuota internet ini adalah Rp 7,2 triliun. Di sisi lain, Kemendikbud juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga kependidikan, tunjangan profesi, dan tunjangan guru besar sebesar Rp 1,7 triliun.
“Ini berkat kerja keras tim Kemendikbud dan kerja keras kementerian-kementerian lainnya yang berkoordinasi untuk mendapatkan ini, terutama untuk Ibu Kemenkeu dan tim eselon I Kemenkeu yang telah bekerja keras untuk mengamankan anggaran ini dari dana cadangan kita,”jelasnya.
Hanya saja, Nadiem mengaku belum menjelaskan secara rinci teknis pencairan dana Rp 8,9 triliun tersebut agar bisa diakses siswa, mahasiswa, guru, dan dosen.*/ Azim Arrasyid