Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Peserta MTQ Sumut yang Mundur Gegara Tolak Lepas Cadar Mengaku Sempat Tertekan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 10 September 2020 15:56 3:56 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 10 September 2020 15:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 37 Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang diminta untuk melepas cadarnya saat perlombaan berlangsung mengaku tertekan. Video yang munjukkan saat ia menolak diminta melepas cadar viral dan menjadi polemik di tengah masyarakat.

Muyassarah, adalah peserta MTQ cabang Tafsir Bahasa Arab asal Labuhanbatu Utara itu memilih didikuslifikasi daripada membuka cadarnya. Dalam video itu, hakim juri laki-laki memintanya membuka cadar saat perlombaan berlangsung, Muyassarah menjawab, “Asif ya ustadz, ana laa astati” yang artinya “Maaf ustadz, saya tidak bisa”.

Perempuan itu kemudian berdiri dan meninggalkan bilik tempat membaca Al-Qur’an. Saat itu, hakim juri mengingatkan kembali bahwa membuka cadar sudah merupakan peraturan nasional MTQ.

Kakak Muyassarah, Abdul Rahman Ali menyesalkan kejadian ini. Walaupun kemudian panitia mencabut diskualifikasi yang diberikan dan perserta diberi kesempatan untuk kembali lagi. Tapi kejadian itu membuat kondisi peserta tidak siap lagi.

“Mereka sempat minta untuk tampil lagi. Tapi namanya perempuan, salah satu anak paling kecil, psikologi dia tidak siap lagi.” Ujar Abdurrahman kepada Hidayatullah.com, saat dihubungi pada Kamis pagi (10/9/2020).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Diceritakan Abdul Rahman yang juga dosen di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU), saat Muyassarah diminta untuk membuka cadar ia sempat terdiam. Dia sempat bingung sebelum akhirnya memilih mundur.

“Tipe adek kami ini pendiam. Setelah kejadian itu dia sakit. Tidak menyangka kok dibegitukan. Bahkan waktu jumpa setelah dia mundur, dia menangis di depan saya. Berarti rasa tertekan itu terasa padanya,” ujarnya,

Pascakejadian tersebut, sampai hari ini panitia dan penyelenggara belum ada menghubungi dan menyampaikan apapun ke pihak peserta atau perwakilannya.

“Kita ambil Hikmahnya saja. Kita saling memaafkan saja. Hikmahnya mudahan dari kejadian ini keluarga kami menjadi lebih istiqomah, semakin dekat dan taat kepada Allah. Dan untuk masyarakat Indonesia jangan sampai mereka yang bercadar mendapat perlakuan tidak adil dan sebagainya,” pungkas Abdul Rahman.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarLepas CadarMTQ SumutPeserta MTQ
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi Partai Aung Suu Kyi Diperkirakan akan Menang di Myanmar
Tulisan selanjutnya Laporan Badan Keamanan AS: Terorisme Kulit Putih Lebih Berbahaya daripada ISIS atau al-Qaeda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?