Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bosphorus Summit, Indonesia Tawarkan Digital Ekonomi di Turki

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 Maret 2021 18:05 6:05 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 Maret 2021 18:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan, Indonesia melihat bahwa ekonomi digital bisa menjadi salah satu jalan keluar dari kemandekan ekonomi global akibat wabah Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia terus mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi digital, bahkan sebelum 2020.

Demikian disampaikan Dubes Iqbal saat menjadi pembicara di Bosphorus Summit di Istanbul (08-09/03/2021). Bosphorus Summit adalah forum strategis di Kawasan Balkan yang digelar setiap tahun di Istanbul, Turki. Forum ini dihadiri oleh para CEO, pembuat kebijakan, politisi, akademisi, wartawan senior, serta aktivis sosial dan LSM dari negara-negara di Kawasan Balkan.

Bosphorus Summit edisi ke-11 ini adalah forum strategis skala internasional pertama yang diselenggarakan di Turki sejak terjadinya pandemi Covid-19 tahun lalu. KBRI Ankara menjadi mitra strategis dalam Bhosporus Summit kali ini.

Dubes Iqbal mengatakan, wabah Covid-19 menciptakan dua kecenderungan yang berlawanan. Pada satu sisi menciptakan kebutuhan kerja sama internasional yang lebih kuat, namun di sisi lain negara-negara semakin menutup diri.

“Ekonomi digital dapat menjadi solusi. Karena ekonomi digital bersifat lintas batas dan tidak terhalang oleh jarak serta sektor. Bila berkembang dalam ekosistem yang baik, ekonomi digital dapat menciptakan digital spill over ke sektor ekonomi non-digital,” ujar Dubes Iqbal sebagaimana siaran pers diterima hidayatullah.com, Selasa (09/03/2021).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Menurut Oxford Economic, nilai ekonomi digital dunia pada tahun 2016 sebesar $ 11 triliun dan pada tahun 2025 akan menjadi $ 23 triliun. Tahun ini diperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia saja bisa mencapai $ 40 miliar. Di Turki nilai ekonomi digital mendekati $ 15 miliar dan ditargetkan mencapai $ 30 miliar pada tahun 2023. Karena itu, baru-baru ini Indonesia dan Turki sudah mulai mendorong ke arah kerja sama ekonomi digital,” tambah Dubes.

Selain Dubes Indonesia, tiga Dubes lainnya yang menjadi pembicara dalam sesi khusus mengenai “Kerja sama Internasional di Era Ketidakpastian” adalah Dubes India, Dubes Perancis, dan Dubes Inggris untuk Turki.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bosphorus Summitekonomi digitalKBRI IstanbulLalu Muhamad IqbalTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Emin Kir, ayah para pecandu narkoba Imam Istanbul yang Menjadi ‘Ayah’ Pecandu Narkoba
Tulisan selanjutnya Doa Tahlil Laskar FPI Menko Polhukam: Tuduhan Pelanggaran HAM Berat Harus Didukung Bukti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?