Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Waketum MUI Sebut Rencana Pemerintah Jadikan Kemal Attaturk Nama Jalan Sakiti Umat Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2021 19:13 7:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Oktober 2021 20:30
Bagikan
Buya Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI Pusat
Bagikan

Hidayatullah.com— Wakil ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas sebut rencana pemerintah untuk menjadikan Mustafa Kemal Attaturk sebagai nama jalan di Jakarta akan menyakiti hati umat Islam. Buya Anwar juga menyebut Kemal Attaturk sebagai tokoh yang sudah mengacak-acak ajaran Islam.

“Mustafa kemal attaturk adalah seorang tokoh yang sudah mengacak-acak ajaran Islam. Banyak sekali hal-hal yang dia lakukan yang bertentangan dengan ketentuan yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah,” ungkap Abbas kepada Hidayatullah.com.

Menurut Abbas, cara Attaturk dalam upayanya menjadikan Turki negara maju telah menjauhkan rakyat Turki dari ajaran agama Islam. Di antaranya dengan melarang agama Islam dibawa dalam kehidupan publik.

“Jadi Mustafa Kemal Attaturk ini adalah seorang tokoh yang kalau dilihat dari fatwa MUI adalah orang yang pemikirannya sesat dan menyesatkan. Oleh karena itu, kalau pemerintah Indonesia akan tetap menghormatinya dengan mengabadikan namanya menjadi nama salah satu jalan di ibukota Jakarta, hal demikian jelas akan sangat menyakiti hati umat Islam,” ungkap Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah tersebut.

97 Tahun setelah Ataturk Mendirikan Sekularisme Turki

Anwar juga mengatakan negara dengan dasar Pancasila, di mana sila pertama adalah “Ketuhanan yang Maha Esa”, tak sepatutnya memberi penghormatan pada tokoh sekuler yang melecehkan agama.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bagaimana mungkin sebuah negara bernama Indonesia yang berdasarkan pancasila dimana sila pertamanya adalah ‘Ketuhanan yang Maha Esa’, pemerintahnya akan menghormati seorang tokoh sekuler yang melecehkan agama Islam, yang menjadi agama dari mayoritas rakyat di negeranya,” tandasnya.

Anwar juga menegaskan bahwa wacana pemerintah tersebut merupakan “sebuah tindakan tak arif dan jelas akan menyakiti, serta mengundang keresahan di kalangan umat Islam”.

Pemerintah Turki sebelumnya mengungkap rencana memberi nama jalan di depan KBRI Ankara dengan nama “Ahmet Soekarno”, yang merupakan salah satu Bapak Bangsa Indonesia. Akan tetapi pemerintah Turki disebut juga menginginkan tindakan serupa dari Indonesia. Oleh karena itu, KBRI Ankara mengusulkan nama Kemal Attaturk sebagai salah satu nama jalan di DKI Jakarta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berita islam terbaruberita islam terkiniBuya Anwar AbbasMajelis Ulama IndoensiaMustafa Kemal Ataturk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya halal kemenag Kemenag Tegaskan Obat, Kosmetik, dan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal
Tulisan selanjutnya MIUMI DKI: Daripada Kemal Ataturk jadi Nama Jalan, Lebih Pantas Sultan Mehmed Fatih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?