Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BMKG: Hujan di Mandalika Berhenti Bukan Kerja Pawang

Bambang S
Terakhir diupdate: 22 Maret 2022 15:52 3:52 pm
Bambang S
Dipublikasikan 22 Maret 2022 11:00
Bagikan
pawang hujan
Bagikan

Hidayatullah.com — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akhirnya buka suara terkait aksi pawang hujan diperhelatan MotoGP Mandalika pekan lalu Ahad 20 Maret 2022.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan soal prakiraan cuaca BMKG memiliki prediksi dan metode sendiri. Untuk di langit Mandalika, menurutnya, memang diprediksi akan turun hujan dengan intensitas ringan dan lebat.

“Kalau kita lihat fenomenanya kemarin sejak 3 hari yang lalu tanggal 17, 18, 19 itu sudah diprakirakan BMKG, bahwa di Mandalika itu akan terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai lebat,” ungkap Guswanto kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 21 Maret 2022.

Kemudian, sambung Guswanto tanggal 20 Maret pun diperkirakan hujan lebat disertai badai petir.”Kenapa perkiraannya itu? Karena pada waktu itu terjadi bibit siklon tropis 93F yang dampaknya memberikan potensi pertumbuhan awan hujan di Mandalika,” katanya.

Meski ada saat hujan berhenti saat pawang bekerja, menurutnya itu kebetulan saja. Sebab, hujan punya durasi. Saat sudah selesai, maka hujan akan berhenti. “Buktinya, kan dari awal pawang itu sudah bekerja, tapi enggak berhenti juga. Artinya, jadi kemarin itu waktu berhenti, bukan karena pawang hujan, tapi karena durasi waktunya sudah selesai,” Guswanto menegaskan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sesuai prakiraan cuaca di tanggal itu, kata Guswanto, hujan memang akan berhenti di waktu sore. “Kira-kira jam 16.15 itu sudah selesai. Tinggal rintik-rintik itu bisa dilakukan balapan kalau dilihat dari prakiraan nasional analisis dampak yang kita miliki BMKG,” terangnya.

Meski demikian Guswanto menilai soal pawang hujan itu merupakan kearifan lokal yang sulit dijelaskan secaea saintis. “Pawang hujan itu adalah kearifan lokal yang dimiliki masyarakat. Secara saintis, itu sulit dijelaskan,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, saat pergelaran MotoGP pawang hujan bernama Rara Istiani Wulandari jadi sorotan publik karena aksinya berusaha menghentikan hujan deras dengan berkomat-kamit seperti mbah dukun. Wanita itu berjalan setengah berlari tanpa alas kaki berupaya menghentikan hujan.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BMKGMotoGP Mandalikapawang hujan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya rukun puasa ramadhan Rukun Puasa Ramadhan
Tulisan selanjutnya Kuwait Minta Delegasi Israel Dikeluarkan dari Inter-Parliamentary Union

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?