Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sirah Nabawiyah Telah Diganti Kisah Fiksi Doraemon

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Desember 2014 13:31 1:31 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 Desember 2014 13:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bagi anak-anak zaman sekarang, mendapati cerita para Sahabat Nabi Muhammad yang mampu bersedekah sampai 900 ekor unta, tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Apalagi jika generasi saat ini mendapati cerita Sahabat Nabi bisa mampu wakaf senilai milyaran rupiah untuk membangun negeri. Namun kisah seperti ini bulanlah cerita fiksi di sebuah negeri dongeng. Ini fakta di jaman Nabi.

“Kita sudah lama terputus dari riwayat Nabi Muhammad dan para Sahabatnya. Bagaimana kita bisa meyakini kalau cerita-cerita tersebut adalah fakta?”demikian Asep Sobari dalam seminar “Sirah Nabawiyah: Menggali Sirah, Menemukan Titik Balik Peradaban”, di Aula Maftuchah Yusuf, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), belum lama ini.

Seperti diketahui, anak-anak selalu suka dengan hal-hal luar biasa, di luar jangkauan pikiran dan sesuatu yang bisa menjadi imajinasi. Alumni Universitas Islam Madinah itu menilai, kita terbiasa memenuhi imajinasi dengan hal-hal berbau fiksi. Kita terdoktrin, sesuatu hal luar biasa itu selalu fiksi. Padahal hal yang luar biasa itu ada pada fakta.

“Kalau kita membaca periode Sahabat, seolah-olah fiksi. Apa iya? Apa bisa? Artinya, pencapaian generasi itu terlalu jauh di atas jangkauan kita. Misalnya jika dilihat dari kesolehan Nabi Muhammad, shalat malamnya saja sampai membuat kakinya bengkak-bengkak,”ungkap peneliti pada Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations, itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sesungguhnya pemikiran tersebut, lanjut Asep, karena generasi saat ini lebih banyak terpapar film kartun dan animasi.

Rasulullah sebagai sebaik-baik teladan (uswatun hasanah) sudah tergantikan dengan tokoh kartun atau animasi seperti Doraemon dengan baling-baling bambunya.

“Kalau anak kita sekarang hanya menonton doraemon dengan baling-baling bambunya, kenapa kita tidak memaparkan bagaimana kisah para Sahabat dan Ulama zaman dulu yang menempuh ribuan kilo untuk memastikan satu hadits yang tidak Ia ketahui?” Seperti Imam Ahmad yang menempuh ribuan kilo dari Baghdad ke Spanyol untuk mengejar Hadits,”Asep menambahkan.

Belum lagi kalau kita mendengar kesungguhan Ali bin Abi Thalib berwakaf dengan hasil kebunnya di Yarmuk senilai Rp.8 Milyar. Padahal waktu itu kondisi Ali dalam keadaan lapar dengan perut diganjal batu. Apa yang dilakukan oleh Ali, lumrah dilakukan oleh para Sahabat lainnya supaya bisa tetap berjalan meski rasa lapar menggerogoti.

Karena itulah umat Islam penting mempelajari Sirah Nabawiyah (riwayat hidup Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam dan para Sahabat), agar bisa dijadikan sebagai jalan keluar setiap persoalan.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakPendidikanwakaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag, Jangan Liberalkan Guru Agama
Tulisan selanjutnya Sebagian Imigran Syiah Kuasai Bela Diri Karateka, Kungfu, Wushu, dan Muay Thai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?