Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aliansi Merah Putih Peduli Suriah Geruduk Kedubes Rusia

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Januari 2016 07:13 7:13 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 8 Januari 2016 17:17
Bagikan
Aksi Aliansi Merah Putih Peduli Suriah di depan Kedubes Rusia di Jakarta (08/01/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Setidaknya 12 pergerakan Islam di Indonesia melakukan aksi turun jalan di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia untuk Indonesia, Jl Rasuna Said, Jakarta, Jumat, 27 Rabiul Awwal 1437 H (08/01/2016).

Massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Merah Putih Peduli Suriah ini mendesak Rusia untuk segera menghentikan invasi militernya di Suriah.

“Serangan Rusia tewaskan lebih dari 2300 warga Suriah,” demikian di antara seruan massa dalam poster-poster yang mereka usung.

“Sekolah, rumah sakit, pasar, masjid, tak luput dari serangan Rusia,” bunyi poster lainnya.

Aliansi Merah Putih Peduli Suriah menilai, serangan Rusia telah menarget kebanyakan warga sipil, termasuk anak-anak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Akibat serangan Rusia, mereka menyebut, “Rata-rata 10 anak-anak Suriah tewas tiap hari.”

Massa juga membawa poster besar yang menampilkan potret empat presiden dunia yang dijuluki sebagai “Penjahat Kemanusiaan”. Mereka adalah Presiden Suriah Bashar al-Assad, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Amerika Barack Obama Serikat, dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

Dalam aksi yang berlangsung di bawah terik matahari ini, tidak ada perwakilan pihak Kedubes Rusia yang keluar menemui umat Islam.

Koordinator Aliansi Merah Putih Peduli Suriah, Wishnu Teguh Tri Kuncoro, menyayangkan sikap Kedubes Rusia tersebut.

“Sangat disayangkan belum ada (penerimaan dari Kedubes Rusia). Tapi kami nanti akan mencoba lagi (aksi serupa),” ujarnya kepada hidayatullah.com di sela-sela aksi.

Menurut Wishnu, aksi yang dihadiri 80-an orang ini pertama kali mereka gelar.

Aliansi ini diikuti oleh Forum Indonesia Peduli Syam, Majelis Az-Zikra, Sinergi Foundation, Sapa Islam, Road 4 Peace, Auction4Humanity, Charity4Syria, Human Right Care for Palestine, dan Islampos Aid.

Juga diikuti oleh Mahasiswa Pecinta Islam, Syam Organizer, KAMMI, Sahabat Al Aqsha, Sahabat Suriah, Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), World Human Care, dan Hilal Ahmar Society Indonesia.

Hadir pula perwakilan dari komunitas el-MAHALLI (Mahasiswa Hidayatullah LIPIA Jakarta). Aksi damai ini berlangsung selepas shalat Jumat, sekitar pukul 13.00-14.50 WIB. Tampak sejumlah Muslimah turut dalam unjuk rasa yang dijaga sejumlah aparat dan intelijen kepolisian ini.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Merah Putih Peduli SuriahKrisis SuriahRusia serang SuriahSuriah Terkiniumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abdurrahman al Ghofiqy, Panglima yang Menusuk Jantung Eropa
Tulisan selanjutnya Putera Mahkota Saudi: Siapa yang Dorong Saudi Berperang dengan Iran Ia Kurang Akal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?